• Minggu, 29 Januari 2023

Wujudkan Satu Desa Satu Sarjana, Unwahas Kerja Sama dengan Pemkab Blora

- Selasa, 23 November 2021 | 19:11 WIB
Rektor Unwahas Prof Dr H Mudzakir Ali MA dan Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi disaksikan Dekan FISIP Unwahas Dr Agus Riyanto SIP MSi dan Wakil Bupati  Blora Tri Yuli Setyowati ST MM melakukan penandatanganan kerja sama di Kampus Jl Menoreh Tengah X/22 Sampangan,Semarang, Selasa (23/11).
Rektor Unwahas Prof Dr H Mudzakir Ali MA dan Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi disaksikan Dekan FISIP Unwahas Dr Agus Riyanto SIP MSi dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati ST MM melakukan penandatanganan kerja sama di Kampus Jl Menoreh Tengah X/22 Sampangan,Semarang, Selasa (23/11).

SMOL.ID – Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Penandatangan dilakukan oleh Rektor Unwahas Prof Dr H Mudzakir Ali MA dan Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi disaksikan Dekan FISIP Unwahas Dr Agus Riyanto SIP MSi dan Wakil Bupati  Blora Tri Yuli Setyowati ST MM.

Tampak hadir para wakil rektor, dekan, wakil dekan, pejabat di lingkungan Pemkab Blora dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pelajar Blora (Impara). Ketua Yayasan Wahid Hasyim Prof Dr H Noor Achmad MA hadir secara virtual.

Baca Juga: IMCC - Fisip Unwahas Gelar Seminar Kebijakan Luar Negeri AS terhadap Muslim

Dekan FISIP Unwahas Dr Agus Riyanto SIP MSi menjelaskan, penandatanganan naskah kerja sama di Kampus Jl Menoreh Tengah X/22 Sampangan,Semarang untuk pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

‘’Banyak mahasiswa Unwahas yang berasal dari Kabupaten Blora. Kami akan mendukung Program Bupati Blora yang ingin mewujudkan satu desa minimal satu sarjana dan satu hafidz (penghafal Al-Qur’an),’’ kata Agus.

Rektor Unwahas Prof Dr H Mudzakir Ali MA mengatakan, kampus perguruan tinggi NU yang lahir 8 Agustus 2000 itu kini mempunyai 9 fakultas dan satu fakultas pascasarjana, 21 program studi (prodi)  dengan mahasiswa sebanyak 10.000 orang.

‘’Tiap tahun kami menerima sekitar 2.500 mahasiswa baru. Kami mempunyai dua kampus yaitu di Jalan Menoreh Tengah, Sampangan dan di Nongkosawit, Gunungpati dengan lahan yang tersedia 20 hektare lebih,’’ katanya.

Menurut Mudzakir pihaknya melakukan MoU dengan banyak Pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di lapangan.

‘’Mahasiswa tidak cukup hanya bertemu dengan dosen di kampus. Mereka juga harus mengenal para politisi, pengusaha, pejabat dan berbagai profesi di luar kampus. Dengan begitu, ketika mereka menjadi sarjana mereka siap kerja dan tahu apa yang harus dikerjakan,’’ tegas Rektor.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X