• Selasa, 25 Januari 2022

Puluhan Ribu Warga Dunia Kagum, Saksikan Sendratari Ramayana

- Minggu, 6 September 2020 | 16:55 WIB
IMG-20200906-WA0043
IMG-20200906-WA0043

Salah satu adegan pertunjukkan Sendratari Ramayana di Panggung Terbuka Ramayana Candi Prambanan,Yogyakarta. (Foto : Smol.id/dok) SMOL.ID - YOGYAKARTA - Puluhan ribu penonton dari berbagai negara puas dan kagum, setelah menyaksikan pertunjukkan Sendratari Ramayana yang digelar secara daring dari panggung terbuka Ramayana, Candi Prambanan, Yogyakarta, Sabtu (5/9) malam. Pertunjukan Sendratari Ramayana yang digelar atas kerjasama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai dan didukung KBRI New Delhi serta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia berlangsung lancar dan sukses. Pergelaran sendratari ini, digelar untuk memperingati hubungan bilateral India-Indonesia yang telah berlangsung selama 71 tahun tersebut, berlangsung meriah dan khidmad serta mendapat sanjungan dari penonton.
-
-
Pertunjukan yang sejak awal Maret 2020 tidak digelar akibat pandemi Covid-19 ini, Sabtu malam mendapat sambutan hangat dan istimewa dari para penggemarnya, baik yang datang dari dalam negeri maupun mereka yang ada di luar negeri. Sebanyak 35 ribu penonton terpantau mengakses akun Youtube @BorobudurPark yang menayangkan siaran langsung pertunjukan ini. Selain itu, pertunjukan daring ini juga disaksikan oleh ratusan warga India melalui aplikasi zoom. Sebanyak 60 penari serta 20 pemain gamelan berpadu dalam sajian menawan pertunjukan yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit di Open Teater Ramayana. Pertunjukan yang ada sejak 1961 ini, tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti penggunaan face shield oleh penari serta adanya penyesuaian gerakan tari, terutama pada bagian kontak tubuh antar penari. "Walau tidak ada sentuhan, namun chemistry-nya tetap harus dibangun, misalnya lewat tatapan mata atau gestur tubuh. Jadi tidak harus bersentuhan tapi tetap bisa membangun keromantisan antara Rama dan Shinta," Ujar Tutu Wisti Sabila, pemeran Shinta dalam pementasan Sendratari Ramayana ini. GM Teater Pentas Ramayana Chrisnamurti Adiningrum mengatakan, pertunjukan kali ini berbeda dengan pentas Sendratari Ramayana pada hari-hari sebelumnya saat sebelum pandemi Covid-19 merebak. "Kita persiapkan selama hampir dua minggu. Terdapat penyesuaian untuk memenuhi protokol kesehatan seperti pembatasan jumlah penari. Hal ini kita lalui untuk menunjukan bahwa Sendratari Ramayana itu masih ada. Semoga kita bisa melalui situasi ini dan dapat merilis pertunjukan kembali,'' katanya menjelaskan. Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT TWC Hetty Herawati mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan Gugus Tugas Provinsi DIY dalam hal pembukaan pentas Sendratari Ramayana. "Intinya kita terus melihat perkembangan. Jika pun masih belum baik, setidaknya momen ini dapat menyalurkan energi para seniman berbakat ini untuk kembali menari,'' katanya. ''Yang jelas kami senang, meski pertujukan ini dilakukan secara daring namun cukup mendaoat sambutan hangat dari puluhan ribu masyarakat dunia,'' imbuh dia. (Rangga Permana - aa)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Metaverse, Teknologi Baru di Masa Depan

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:47 WIB
X