• Selasa, 5 Juli 2022

Jateng Kirim Sukarelawan dan Bantuan Korban Banjir Bandang NTT

- Selasa, 13 April 2021 | 16:23 WIB
IMG_20210413_135458
IMG_20210413_135458

SMOL.ID, SEMARANG -Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan 18 sukarelawan dan bantuan logistik senilai Rp503 juta untuk korban banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bantuan dan sukarelawan dari berbagai unsur itu diberangkatkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di halaman Kantor Gubernur Jateng di Semarang, Selasa (13/4/2021). Ganjar mengaku sudah berkomunikasi dengan Wakil Gubernur NTT terkait dengan pengiriman bantuan ini. Politikus PDI Perjuangan itu menyebut bantuan yang bisa dikirim mungkin tidak seberapa, namun setidaknya bisa menyemangati masyarakat yang sedang terkena musibah banjir bandang di NTT. "Tidak terlalu banyak, namun ini menunjukkan rasa kemanusiaan, rasa kepedulian dari Jawa Tengah untuk NTT," ujarnya didampingi Pelaksana Tugas Kepala BPBD Provinsi Jateng Syafrudin. Apalagi, lanjut Ganjar, dalam penggalangan dana dan bantuan ini banyak pihak yang terlibat. "Bukan banyaknya, tapi seberapa kita mau membantu saudara-saudara kita yang sedang susah, ini bagian dari 'spirit' kebersamaan kita," katanya. Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengaku sangat bangga pada sukarelawan-sukarelawan BPBD, PMI, Tagana dan instansi kebencanaan lainnya di Jateng yang selalu siap ketika daerah lain terjadi bencana. "Mereka sudah sangat terbiasa berkomunikasi antarlembaga serupa di beberapa tempat. Pola kerja sama ini selalu muncul setiap saat terjadi bencana. Mudah-mudahan apa yang dilakukan kami bisa menyemangati dan bermanfaat," ujarnya. Seperti diwartakan, bencana alam banjir bandang dan tanah longsor melanda beberapa kabupaten di Provinsi NTT sehingga mengakibatkan puluhan warga meninggal dunia, serta ratusan orang mengungsi.(lin/smol/ant)

Editor: Lina Setya

Terkini

Makna Peringatan Kematian Yesus bagi Umat Manusia

Jumat, 15 April 2022 | 22:22 WIB

10 Komposer dan Karya Musik Klasik yang Terkenal

Rabu, 26 Januari 2022 | 18:09 WIB

Metaverse, Teknologi Baru di Masa Depan

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:47 WIB
X