• Kamis, 27 Januari 2022

Ulang Tahun Rina Dirayakan Srikandi Pemuda Pancasila Karanganyar

- Jumat, 4 Juni 2021 | 17:05 WIB
Rina iriani
Rina iriani

SMOL.ID - KARANGANYAR – Ulang tahun mantan bupati Rina Iriani dirayakan Srikandi Pemuda Pancasila Karanganyar di RM Mbak Endang depan kantor Dinsos Karanganyar. Semula Rina diundang untuk memberikan pengarahan selaku warga kehormatan organisasi pemuda di bawah Pemuda Pancasila itu. Namun setelah dia memberikan sambutan yang keluar malah tumpeng dan semua yang hadir berdiri menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan mendaulatnya memotong tumpeng. Rina bahagia karena ada yang perhatian dengan ulang tahunnya yang ke-59 itu yang jatuh 3 Juni sebelumnya. Didampingi anggota DPR Paryono yang Wasekjen Pemuda Pancasila pusat serta istri Ayu Paryono dan putranya Disa Ageng Alifen yang Ketua Pemuda Pancasila Karanganyar, dia memotong tumpeng. Potongan pertama diberikan pada Paryono yang pernah menjabat wakil saat Rina menjadi bupati, dan sahabatnya yang setia selama dia dipenjara di LP Bulu Semarang, dan potongan kedua diberikan kepada istri Paryono serta potongan ketiga diberikan kepada Disa Ageng Alifen yang menggagas acara tersebut. ‘’Saya betul-betul tidak menyangka karena semula undangannya konsolidasi Srikandi Pemuda Pancasila. Karena itu isi sambutan saya soal bagaimana membumikan Pancasila sebagai dasar negara, agar ditularkan kepada anak cucu dan tetap menjadi dasar negara dan ideologi bangsa,’’ kata dia. Namun ternyata dia diundang sekaligus berulang tahun yang dirayakan sekitar 100-an anggota Srikandi Pemuda Pancasila Karanganyar dan dihadiri pula Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Jateng olivia. Hal itu menjadikan Rina tersanjung dan merasa tidak salah pilih ketika dia memutuskan menerima diangkat sebagai warga kehormatan. Saat sambutan, dia meminta Srikandi Pemuda Pancasila tetap bisa momong dan ngemong. Dua kata itu bisa berbeda pengertiannya. Pertama momong, mengasuh masyarakat agar tetap pandai dan ber-ancasila. Ngemong artinya mengasuh hati, tidak lekas dengki meski diejek dan dicela oleh masyarakat asal tetap memegang prinsip kebenaran. Sementara itu Disa Ageng Alifen mengatakan, saat ini anggota Srikandi Pancasila dan Pemuda Pancasila yang merupakan induk organisasi kepemudaan itu ada 7.000-an anggota di Karanganyar. Dan di akhir tahun dia menargetkan 10.000 anggota serta 2024 sudah ada 40.000 anggota. Perlu dicatat anggota Pemuda Pancasila itu dari berbagai parpol. Dan dia meyakinkan Pemuda Pancasila ada di mana-maba tapi tidak ke mana-mana. Artinya secara politik praktis Pemuda Pancasila independen tidak mengistimewakan partai politik tertentu. Dia ingin anggota tetap menjadi contoh dan garda terdepan dalam membela tegaknya Pancasila sebagai ideologi negara dan dasar negara berbangsa dan bertanah air Indonesia. Setiap anggota harus menyebarkan prinsip ini ke keluarganya dan tetangganya.(joko dh/aa/smol)

Editor: Arifin

Terkini

10 Komposer dan Karya Musik Klasik yang Terkenal

Rabu, 26 Januari 2022 | 18:09 WIB

Metaverse, Teknologi Baru di Masa Depan

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:47 WIB
X