• Sabtu, 10 Desember 2022

Sean Siap Hadapi Balapan 24 Hours of Le Mans Tanpa Lampu

- Senin, 2 Agustus 2021 | 11:05 WIB
sean
sean

SMOL.ID, JAKARTA - Sean Gelael, akan merasakan pengalaman baru di ajang balapan 24 hours of Le Mans di FIA World Endurance Championship Le Mans, Prancis, 21-22 Agustus mendatang. Dalam balapan ini, tidak ada penerangan dan hanya mengandalkan lampu mobil. Sean Gelael mengatakan sudah bersiap menghadapi tantangan dan pengalaman baru dalam karier balapnya, di ketahanan 24 jam ini. Saat ini ia mulai menjalani program latihan khusus di Ibiza, Spanyol. "Tentu ini tantangan yang seru, namun tidak mudah. Karena itu persiapan harus matang. Di Ibiza ini boleh dibilang seperti training camp. Kami mesti total dalam persiapan, sekaligus ingin lebih membangun chemistry," kata Sean dalam keterangan persnya, Senin (2/8). Pebalap yang didukung penuh Jagonya Ayam berlatih tidak sendiri, ia bakal turun bersama rekan satu timnya di NOTA yakni Tom Blomqvist dan Stoffel Vandoorne. Menurutnya, program khusus ini dirasakan akan semakin seru, karena pebalap F1 tim Alpha Tauri Pierre Gasly dan mantan rekan setim Sean di F2, Norman Nato juga ikut bergabung. Program di Ibiza Spanyol lebih fokus untuk meningkatkan level kebugaran karena hal tersebut merupakan faktor penting mengingat balapan 24 hours of Le Mans sangat melelahkan dan butuh konsentrasi yang tinggi selama 24 jam non stop, siang dan malam. Balapan di Le Mans akan berbeda dengan balapan malam di sirkuit modern dengan penerangan lampu kanan dan kiri seperti di Marina Bay, Singapura, atau Yas Marina di Abu Dhabi. Di sini, setiap pebalap akan menghadapi tantangan balapan malam tanpa lampu penerangan sirkuit dan hanya mengandalkan lampu depan mobil. Balapan lintas terang-gelap-terang jelas melelahkan dan membutuhkan konsentrasi tinggi, apalagi diprediksi durasi gelap di Le Mans saat balapan nanti sekitar 9 jam. Di balapan ini, setiap pebalap hanya punya waktu untuk istirahat tidur sekitar 3 jam. Balapan akan semakin menantang, jika hujan turun. Selain kebugaran, pengenalan lintasan balap juga menjadi kunci. Karena belum pernah ikut 24 Hours of Le Mans, Sean harus melakukan adaptasi lewat simulator spesial sirkuit sepanjang 13,6 kilometer itu. Adaptasi balapan simulator akan disetting sama persis dengan balapan tanpa lampu. Buat Sean adaptasi balapan lewat simulator sangat penting terutama untuk balapan malamnya. Semua pebalap harus menjalani sesi malam, tak terkecuali dia seorang rookie. Bagi pebalap berusia 24 itu balapan di Le Mans akan menjadi catatan penting dalam karier balapnya karena akan tercatat sebagai pebalap Indonesia pertama yang mengikuti balapan 24 hours of Le Mans. Ini juga kesempatan yang bagus untuk mencetak prestasi. Balapan di Le Mans memiliki poin double. Dengan demikian, Sean dan kawan-kawan masih berpeluang menyodok ke posisi atas klasemen. Pada klasemen sementara atau hingga seri ketiga kejuaraan, Sean Gelael yang berada di tim JOTA 28, masih berada di posisi ketiga dengan nilai 53 poin. Mereka hanya terpaut tiga poin dari tim JOTA 38 dan 21 poin dari tim United Autosport USA.(lin/smol/ant)

Editor: Lina Setya

Tags

Terkini

Pondasi Anti Korupsi Petugas Pemasyarakatan

Jumat, 23 September 2022 | 17:25 WIB

Meningkatkan Integritas dan Etika Aparatur Sipil Negara

Jumat, 23 September 2022 | 16:20 WIB

Budaya Korupsi Lapas Merusak Generasi Baru

Jumat, 23 September 2022 | 06:44 WIB

Menyemai Perdamaian Wujudkan Kerukunan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Makna Peringatan Kematian Yesus bagi Umat Manusia

Jumat, 15 April 2022 | 22:22 WIB
X