• Kamis, 27 Januari 2022

Kaspersky Bagikan Tips Aman Pembayaran Digital

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:49 WIB
Kaspersky Bagikan Tips Aman Pembayaran Digital (Ilustrasi Antara)
Kaspersky Bagikan Tips Aman Pembayaran Digital (Ilustrasi Antara)

SMOL.ID - Pembayaran digital di Asia Pasifik tumbuh pesat selama pandemi virus corona berdasarkan penelitian terbaru dari perusahaan keamanan siber Kaspersky

Riset "Mapping a Secure Path for The Future of Digital Payments in APAC", dikutip dari siaran pers, Sabtu 16 Oktober 2021, menunjukkan sebagian besar responden, 90 persen, menggunakan aplikasi pembayaran digital setidaknya sekali dalam setahun terakhir.

Hampir dua dari 10 orang, 15 persen, baru menggunakan pembayaran digital ketika pandemi.

Baca Juga: Mencuri HP Milik Para Santri di TPQ, Pengangguran di Purbalingga Ini Dibekuk Polisi

Temuan Kaspersky, persentase pengguna uang elektronik baru di Indonesia mencapai 13 persen, setara dengan Thailand. Filipina menjadi yang tertinggi untuk pengguna baru uang elektronik, yaitu 37 persen.

Riset tersebut menunjukkan uang tunai masih menjadi primadona untuk transaksi di Asia Pasifik, namun, pertumbuhan penggunaan pembayaran digital juga menggembirakan.

Para responden menilai pembayaran digital membantu mereka menjaga jarak fisik (45 persen) dan ini adalah satu-satunya cara bertransaksi ketika sedang karantina wilayah (36 persen).

Tapi, masih ada pengguna yang takut kehilangan uang (48 persen) dan takut menyimpan data keuangan secara online (41 persen).

Sementara itu, responden lain menyebutkan pembayaran digital ini terlalu merepotkan (26 persen) atau perangkat pribadi mereka tidak terlalu aman (25 persen).

Baca Juga: BPBD Bali Sebut 3 Orang Tewas Akibat Gempa, 4 Tertimbun Runtuhan Selamat

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Terkini

X