• Sabtu, 22 Januari 2022

Hati-hati Transaksi Forex, Belajar dari Kasus Sunton dan Mark AI

- Senin, 18 Oktober 2021 | 08:02 WIB
Logo Mark AI, perusahaan Crypto Currency yang dikabarkan scam. (Foto: Tangkap Layar Youtube)
Logo Mark AI, perusahaan Crypto Currency yang dikabarkan scam. (Foto: Tangkap Layar Youtube)

Laman afzani.com menjelaskan jika per tanggal 14 Oktober 2021 Pukul 21.27 disaat terjadinya trading, Sunton FX melakukan Margin Call (MG) massal.

Baca Juga: Barcelona vs Valencia, Philippe Coutinho Sudahi Pertandingan dengan Kemenangan Blaugrana 3-1

Ini adalah kondisi dimana candle dimanipulasi sehingga menyebabkan kerugian atau loss total. Jadi meski telah menggunakan skema stop loss, tetap tidak bisa menahannya.

Kabar lain memperkuat Sunton Capitol dalam kondisi yang sangat bermasalah. Lantaran belakangan diketahui, broker forex ini tidak memilki lisensi Financial Conduct Authority (FCA).

Lisensi FCA seharusnya dimiliki sebuah perusahaan broker yang dianggap legal. Jika di Indonesia lembaga sejenis Bappeti ataupun OJK.

Nah, nampaknya kita perlu belajar dari kasus Sunton Capital dan Mark AI ini dalam bertransaksi forex. Supaya lebih berhati hati dan menghindari penipuan.***

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lion Air Group Buka Lowongan untuk Lulusan D3 dan S1

Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:42 WIB
X