• Jumat, 1 Juli 2022

Harga Minyak Goreng Curah Turun, Polri Pantau di Tingkat Distributor dan Pasar

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:58 WIB
Harga Minyak Goreng Curah Turun, Polri Pantau Distribusi di Pasaran (Ilust/PR)
Harga Minyak Goreng Curah Turun, Polri Pantau Distribusi di Pasaran (Ilust/PR)

SMOL.ID - Harga minyak goreng curah resmi turun Rp14 ribu per liter atau Rp15 ribu perkilo gram. Guna menjamin ketersidaan dan kelancaran distribusi di pasaran, Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta agar jajarannya terus melakukan pemantauan.

Kapolri pun menerbitkan menerbitkan Surat Telegram Nomor: ST/990/V/RES 2.1/2022, ditandatangani Kabareskrim Polri atas nama Kapolri berisi tentang perintah memantau distribusi minyak goreng curah.

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Kapolri menerbitkan telegram yang isinya memerintah jajaran mendorong pelaku usaha mempercepat distribusi minyak goreng curah dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Hari Ini, Massa Buruh Gelar Demo di Depan Gedung DPR RI

"Kapolri memerintahkan kepada jajaran mendorong pelaku usaha untuk melakukan percepatan distribusi minyak goreng curah, menjual margin yang ditentukan," terang Gatot Repli, Sabtu 21 Mei 2022.

Pelaku usaha diminta menjual minyak goreng curhan dengan margin, di tingkat pengecer dapat menjual sesuai dengan HET sebesar Rp14 ribu per liter atau Rp15 ribu per kg.

"Jajaran Polri juga diperintahkan membuat laporan setiap kendala yang dihadapi dalam distribusi dan penjualan minyak goreng di wilayah melakukan komunikasi dengan pelaku usaha makanan dan minuman untuk ikut berperan membantu distribusi minyak goreng curah," papar Gatot Repli.

Baca Juga: Beredar Buku Nikah Al Ghazali Anak Ahmad Dani, Jadi Trending Twitter Nomer 1

Selain itu, jajaran dari tingkat kapolsek hingga kapolda melakukan pengecekan secara intensif dan pendataan pada seluruh pasar tradisional atau titik penjualan mengenai ketersediaan minyak goreng curah, distribusi, dan harga penjualan di konsumen akhir.

"Melakukan pengawasan secara ketat terhadap penjualan minyak goreng curah di atas HET dan praktik penetapan harga (price fixing) yang membuat harga di atas HET," tuturnya.***

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X