• Minggu, 25 September 2022

Produk Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Agunan Bank untuk Jaminan Kredit

- Minggu, 31 Juli 2022 | 15:21 WIB
Produk Kekayaan Inteletual Bisa Jadi Agunan Bank untuk Ajukan Kredit (DPR)
Produk Kekayaan Inteletual Bisa Jadi Agunan Bank untuk Ajukan Kredit (DPR)

SMOL.ID - Pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan layanan pembiayaan atau utang.

Pemerintah melalui PP Nomor 24 Tahun 2022 Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif yang ditandatangani Presiden Joko Widodo 12 Juli lalu itu memfasilitasi skema pembiyaan berbasis kekayaan intelektual.

Para pelaku ekonomi kreatif bisa mengajukan utang di bank dengan agunan produk kekayaan inteletual yang dimilikinya.

Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menilai langkah pemerintah itu, sebuah kemajuan dan terobosan sangat positif.

Produk kekayaan intelektual bisa dijadikan agunan untuk mengajukan pembiayaan pada dunia perbankan memberikan kemudahan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan modal usaha.

Baca Juga: Digital Rupiah Segera Diluncurkan, Teknologi Blockchain Aset Kripto Bisa Jadi Pendukung

Hergun, sapaan akrab Heri Gunawan, mengapresiasi langkah positif yang diambil pemerintah. Kekayaan inteltual ini bisa dajukan pula ke lembaga non bank sebagai jaminan mengakses pembiayaan atau utang.

"Sejatinya, PP Nomor 24 Tahun 2022 sudah lama ditunggu oleh para pelaku ekonomi kreatif. Pasalnya, UU Nomor 29 Tahun 2019 memberikan jangka waktu penerbitan aturan turunan selama 2 tahun. PP tersebut kelak bisa berdampak positif terhadap para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM," tutur Hergun.

Selama ini, salah satu kendala UMKM diantaranya mengakses pembiayaan karena keterbatasan jaminan. Jaminan berupa kekayaan intelektual ini, sekali lagi, sangat melegakan bagi para pelaku ekonomi kreatif.

"Menurut laporan Bank Indonesia (BI), rasio penyaluran kredit ke usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terhadap total kredit perbankan masih berada di level 21,17 persen pada Maret 2022," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi: Tidak Ada Penghapusan Listrik Daya 450 VA!

Selasa, 20 September 2022 | 13:42 WIB
X