• Kamis, 20 Januari 2022

Menyambut Dirgahayu TNI Ke 76, Berikut Adalah Sejarah Berdirinya TNI di Indonesia

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 08:42 WIB
Menyambut Dirgahayu TNI Ke-76, Berikut Adalah Sejarah Berdirinya TNI di Indonesia ( instagram.com/puspentni/)
Menyambut Dirgahayu TNI Ke-76, Berikut Adalah Sejarah Berdirinya TNI di Indonesia ( instagram.com/puspentni/)

SMOL.ID - Setiap tanggal 5 oktober, TNI (Tentara Nasional Indonesia) setiap tahunnya merayakan ulang tahun. Kali ini adalah ulang tahun TNI ke-76.

Sudah 76 tahun TNI berdiri dan melindungi rakyatnya dari ancaman maupun bahaya. Sudah selayaknya sebagai masyarakat Indonesia kita harus mengapresiasi jasa – jasa dan pengorbanan mereka.

Kali ini, untuk menyambut Dirgahayu TNI ke-76, penulis ingin membahas tentang sejarah berdirinya TNI. Penulis berharap pembaca yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu tentang sejarah berdirinya TNI.

Baca Juga: 20 Kata-kata Ucapan HUT TNI Ke-76 tanggal 5 Oktober 2021, Cocok Untuk Dipost di Media Sosial

Berikut adalah pembahasannya.

TNI atau yang kita kenal sebagai Tentara Nasional Indonesia pada awalnya bernama BKR atau Badan Keamanan Rakyat.

BKR didirikan dengan tujuan untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari ancaman Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia dengan cara kekerasan senjata.

BKR pun terus berganti nama menjadi TKR (Tentara Keamanan Rakyat) lalu kembali diubah menjadi (Tentara Republik Indonesia)

Baca Juga: INFO LOKER! Indofood Buka 10 Lowongan Kerja Untuk SMA, Update Oktober 2021

Pada tanggal 3 Juni 1947, Presiden Soekarno resmi mengubahnya menjadi TNI atau yang kita kenal saat ini sebagai Tentara Nasional Indonesia.

Pada masa perang memperjuangkan kemerdekaan (1945 – 1949), TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan.

Pada bulan desember tahun 1949, setelah terlaksananya KMB (Konferensi Meja Bundar), Indonesia dijadikan negara federasi dengan nama Republik Indonesia Serikat.

Baca Juga: Ingin Mudah Mencari Pekerjaan? Berikut adalah 10 Skill yang Harus Anda Wajib Kuasai

Setelah itu terbentuklah Tingkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan antara TNI dan KNIL.

Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS dihentikan dan Indonesia kembali dijadikan negera kesatuan, sehingga APRIS berubah nama dijadikan Tingkatan Perang Republik Indonesia (APRI).

Pada tahun 1962, Tingkatan Perang Republik Indonesia dan Kepolisian Negara dijadikan sebuah organisasi yang bernama Tingkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Penyatuan satu komando ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mencapai tingkat efektifitas dan efisiensi dalam menerapkan perannya dan menjauhkan pengaruh dari golongan politik tertentu.

Pada tahun 1998 terjadi perubahan situasi politik di Indonesia. Perubahan tersebut berpengaruh juga terhadap keberadaan ABRI. Pada tanggal 1 April 1999, TNI dan Polri secara resmi dipisah dan dijadikan institusi yang berdiri sendiri.

Sebutan ABRI pada akhirnya dijadikan TNI. Hal ini membuat Panglima ABRI kemudain berubah menjadi Panglima TNI.

Demikian, itulah sejarah berdirinya TNI mulai dari awal pembentukannya, pergantian nama, hingga saat ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca. DIRGAHAYU TNI Ke-76.***

Halaman:
1
2
3

Editor: Muhammad Bahy Fauzan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X