• Rabu, 7 Desember 2022

Pembentukan Kualitas Seorang Petugas Pemasyarakatan dalam Mencegah Tindakan Korupsi dalam Dunia Kerja

- Kamis, 22 September 2022 | 20:26 WIB
Pembentukan  Kualitas Seorang Petugas Pemasyarakatan dalam Mencegah Tindakan Korupsi dalam Dunia Kerja (pixabay GDJ / 12798 images)
Pembentukan Kualitas Seorang Petugas Pemasyarakatan dalam Mencegah Tindakan Korupsi dalam Dunia Kerja (pixabay GDJ / 12798 images)

SMOL.ID - Pada hakikatnya, korupsi merupakan suatu tindakan yang jelas tidak dibenarkan oleh masyarakat Indonesia karena sifatnya yang sangat merugikan banyak pihak.

Korupsi dapat dikatakan “benalu sosial” yang dapat merusak suatu struktur atau sistem pemerintahan yang sedang berjalan hingga menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan sangat sulit dala

m melakukan deteksi dengan menggunakan dasar-dasar hukum yang pasti (Suryani 2013). Dengan hambatan yang begitu besar, upaya pemberantasan korupsi dan pencegahannya harus menjadi fokus utama bangsa Indonesia sehingga generasi muda yang selanjutnya melanjutkan estafet kepemimpinan dalam menjalankan sistem pemerintahan bangsa ini tidak terpengaruh dalam jahatnya dunia korupsi.

Dengan tingkat korupsi yang besar, pada tahun 2017 Indonesia merupakan negara dengan peringkat 96 negatra paling korup dengan skor 37 (0 sangat korup, 100 sangat bersih) berdasarkan hasil survei Transparency International.

Baca Juga: Penanaman Nilai Anti Korupsi dalam Membangun Karakter Petugas Pemasyarakatan

Di peringkat ini Indonesia sama dengan beberapa negara di Amerika Selatan seperti Brazil, Colombia, Kemudian di tahun 2018 kembali dilakukan oleh Transparency International yang menunjukkan kenaikan peringkat Indonesia menjadi peringkat 89, namun masih dengan skor 38 (Ultsani et al. 2019).

Korupsi sebagai bentuk kejahatan seharusnya dapat dibatasi, dihilangkan dan harus secara tuntas meskipun dengan usaha yang tidak mudah. Pendapat tersebut sesuai dengan kriminolog Frank Tenembaun yang berpendapat : crime is eternal – as eternal as society (kejahatan adalah abadi, seabadi masyarakat)(Badjuri 2011).

Korupsi merupakan masalah yang krusial yang sering terjadi pada bangsa ini. korupsi pada pelayanan publik yang berperan langsung pada pelayanan masyarakat luas tentunya berdampak langsung pada penurunan kualitas pelayanan yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) (Dwiputrianti 2009).

Sehingga, perlu adanya upaya yang efektif dalam penyelesaian permasalahan korupsi di Indonesia.

Halaman:

Editor: Syadza Haniya Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pondasi Anti Korupsi Petugas Pemasyarakatan

Jumat, 23 September 2022 | 17:25 WIB

Meningkatkan Integritas dan Etika Aparatur Sipil Negara

Jumat, 23 September 2022 | 16:20 WIB

Budaya Korupsi Lapas Merusak Generasi Baru

Jumat, 23 September 2022 | 06:44 WIB

Menyemai Perdamaian Wujudkan Kerukunan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Makna Peringatan Kematian Yesus bagi Umat Manusia

Jumat, 15 April 2022 | 22:22 WIB
X