Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi pada Generasi Muda di Indonesia

- Jumat, 23 September 2022 | 06:53 WIB
Muchammad Izzal Wildan (pixabay mohamed_hassan / 5899 images)
Muchammad Izzal Wildan (pixabay mohamed_hassan / 5899 images)

Pembelajaran berbasis masalah menghasilkan pemecahan masalah untuk setiap masalah yang diangkat.

Contohnya termasuk kuliah di kelas dan diskusi tentang korupsi dan teori yang menentangnya.

Kasus-kasus yang berkaitan dengan pokok bahasan, seperti contoh korupsi, unsurunsur yang berkontribusi terhadap korupsi, bagaimana korupsi mempengaruhi masyarakat, contoh upaya pemberantasan korupsi di luar negeri, dan lain-lain.

Studi kasus, seperti menganalisis insiden yang relevan, seperti yang melibatkan korupsi, dampak korupsi, dan reformasi sistemik yang ditujukan untuk mengatasi masalah korupsi; seminar umum, seperti memiliki pembicara tamu berbagi pengalaman mereka dan bekerja dengan kami untuk memberantas dan menghindari korupsi di tempat kerja; pembahasan film, yaitu dengan menggunakan film sebagai sarana pendidikan yang memanfaatkan laporan taruna mengembangkan prototipe teknologi untuk metode pencegahan korupsi; menunjukkan efektifitas janji pemerintah yang dibuat dalam kampanye, spanduk, iklan, pengumuman, dll dengan melakukan penelitian lapangan dan observasi untuk mendukung kebijakan pemerintah; Mewujudkan kreativitas mereka dalam menciptakan berbagai item untuk dijadikan sebagai bahan pendidikan Anti Korupsi.

Alasan korupsi di wilayah negara, korupsi diibaratkan menerima "warisan tidak sah" tanpa wasiat. Meski melawan hukum dalam setiap tatanan yang datang dan pergi, namun tetap lestari.

Korupsi mempengaruhi hampir setiap elemen kehidupan. Alasan korupsi dapat dibagi menjadi dua kategori: kekuatan internal dan eksternal. Sedangkan faktor eksternal adalah yang diakibatkan oleh sebab-sebab eksternal, sedangkan faktor internal adalah faktor-faktor yang diakibatkan oleh kebobrokan manusia Penyebab internal meliputi sifat moral seperti kurangnya integritas, kejujuran, atau rasa malu, serta sifat perilaku seperti gaya hidup konsumsi yang mencolok dan sifat sosial seperti keluarga yang mungkin memotivasi seseorang untuk bertindak tidak jujur.

Sumber faktor eksternal meliputi faktor ekonomi seperti kurangnya pendapatan atau gaji, faktor politik seperti ketidakstabilan politik, kepentingan dalam memperoleh dan mempertahankan kekuasaan, manajemen dan organisasi seperti kurangnya akuntabilitas dan transparansi, hukum seperti undang-undang yang buruk dan penegakan hukum yang lemah dan sosial seperti budaya yang tidak mendukung perilaku antikorupsi.

Dampak korupsi Sampai saat ini, sejumlah penelitian mendalam tentang dampak korupsi terhadap perekonomian dan faktor-faktornya telah dilakukan.

Terbukti dari temuan studi tersebut bahwa korupsi memiliki sejumlah efek yang merugikan. Pertumbuhan ekonomi dan investasi terhambat oleh korupsi (Mauro: 1995).

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa korupsi menurunkan tingkat produksi yang dapat diukur oleh berbagai elemen eksternal, seperti keadaan jalan. (Tanzi dan Davoodi: 1997).

Menurut Goolsarran (2006:61), korupsi memiliki beberapa dampak yang merugikan perekonomian, antara lain:

(1) harga barang dan jasa yang lebih tinggi, yang menurunkan kualitas hidup masyarakat;

(2) perdagangan yang terdistorsi karena bantuan diberikan kepada barang dan jasa yang dapat menawarkan suap tingkat tinggi; dan

(3) akumulasi tingkat utang publik jangka panjang yang tinggi sebagai akibat dari kecenderungan pemerintah yang korup untuk menggunakan mata uang asing yang dipinjam untuk membiayai modal. Penyebab korupsi mencakup pengaruh internal dan eksternal, dengan mengacu pada banyak alasan yang mungkin mengarah pada korupsi seperti yang dibahas dalam bab sebelumnya.

Sedangkan variabel eksternal berasal dari lingkungan atau suatu sistem, sedangkan unsur internal merupakan sumber korupsi yang bersifat pribadi atau individu.

Halaman:

Editor: Syadza Haniya Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tujuan Matematika Khusus di Sekolah Dasar

Senin, 6 Februari 2023 | 21:11 WIB

Peran Majalah Sekolah sebagai Penguatan Berliterasi

Senin, 23 Januari 2023 | 06:20 WIB

Pendidikan di Era Society 5.0

Minggu, 22 Januari 2023 | 20:26 WIB

Peran Teknologi dalam Pendidikan Masa Depan

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:19 WIB

Pesan Perdamaian dalam Natal

Sabtu, 24 Desember 2022 | 19:05 WIB

Kebiasaan Natal dan Kaitannya dengan Kelahiran Yesus

Sabtu, 24 Desember 2022 | 19:01 WIB

Pondasi Anti Korupsi Petugas Pemasyarakatan

Jumat, 23 September 2022 | 17:25 WIB

Meningkatkan Integritas dan Etika Aparatur Sipil Negara

Jumat, 23 September 2022 | 16:20 WIB
X