• Sabtu, 22 Januari 2022

Pesantren Sehat, Santri Kuat

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 00:45 WIB
Suasana di pondok pesantren. (Dokumentasi Aminudin Noosy/Merdeka.com)
Suasana di pondok pesantren. (Dokumentasi Aminudin Noosy/Merdeka.com)

SMOL.ID - Di tengah semua lembaga pendidikan non-pesantren beralih sementara dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (daring) karena mengingat pandemi virus Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, tak jarang beberapa pesantren bertekad untuk tetap melakukan pembelajaran dengan tatap muka.

Karena pondok pesantren pada dasarnya merupakan sebuah asrama pendidikan Islam tradisional di mana para santri tinggal bersama di bawah bimbingan seorang guru yang lebih dikenal dengan kyai.

Dengan istilah pondok pesantren dimaksudkan sebagai suatu bentuk pendidikan keislaman yang melembaga di Indonesia.

Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Batalkan 26 Pelamar CPNS yang Lulus Administrasi, Ini Sebabnya

Pondok pesantren atau asrama merupakan tempat yang sudah disediakan untuk kegiatan bagi para santri, bayangkan saja jika pembelajaran di pesantren dilaksanakan secara daring, maka bisa dipungkiri makna “pesantren” itu akan hilang secara perlahan.

Sepanjang sejarah, pesantren memang hadir di masyarakat laksana rumah berskala besar.

Tidak semata menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka antara guru dan murid, pesantren menjamin kehidupan dan segala hajat masyarakat yang hidup di dalam naungannya tersebut.

Pesantren sebagai rumah besar bagi santri dan kyai memiliki perhatian besar dalam menjaga kesehatan bersama, bahkan hal ini sudah dilakukan jauh sebelum maupun ketika pandemi melanda seperti sekarang ini.

Karena “nyantri” itu bukan semata belajar dengan guru disekolah layaknya sekolah formal, melainkan menuntut ilmu agama dan juga menyerahkan jiwa raga dalam kurun waktu tertentu.

Halaman:

Editor: Syadza Haniya Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X