• Minggu, 25 September 2022

Adab Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah, Tanamkan 4 Hal Ini

- Jumat, 29 Juli 2022 | 21:14 WIB
Adab Menyambut Tahun Baru Islam Hijriyah, Tanamkan 4 Hal Ini (MUI)
Adab Menyambut Tahun Baru Islam Hijriyah, Tanamkan 4 Hal Ini (MUI)

SMOL.ID - Umat muslim malam ini menyambut Hari Raya Tahun Baru 1 Muharram 1444 Hijriah. Terdapat adab dalam menyambut Tahun Baru Islam itu. Dalam menyambutTahun Baru 1 Muharaam 1444 ada empat hal yang seharusnya ditanamkan oleh seorang muslim.

Penamaan Muharram itu sendiri, menurut al-Biruni dalam kitabnya al-Atsar al-Baqiyah, sebab Muharram merupakan salah satu bulan hurum, bulan yang dimuliakan Allah. Firman Allah :

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.” (at-Taubah [9] : 36)

Baca Juga: BACAAN Doa Awal Tahun untuk Umat Muslim Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H, Arab Lengkap dengan Artinya

K.H. Said Aqil Siroj dalam satu kesempatan mengungkapkan bahwa ketika menyambut hari raya tahun baru Islam, seorang muslim harus menanamkan empat hal.

Pertama, rasa syukur kepada Allah karena masih diberi kesempatan umur. Kedua, muhasabah diri, atau introspeksi. Ketiga, mu’atabah alias membersihkan diri, bertaubat kepada Allah. Dan terakhir, muraqabah, sikap optimistis menyongsong tahun-tahun ke depan.

Kemudian, dalam menyambut tahun baru, umat muslim Indonesia selalu mengadakan tradisi pawai obor. Pawai obor ini merupakan syiar dan simbol cahaya Islam menerangi seluruh alam.

Tradisi baik ini bukan hal yang terlarang. Pawai obor termasuk ke dalam mu’amalah, pergaulan sosial kemasyarakatan. Dalam Ushul Fikih tentang mu’amalah dinyatakan :

الْأَصْلُ فِي الْأَشْيَاءِ الْإِبَاحَةُ حَتَّى يَدُلُّ الدَّلِيلُ عَلَى التَّحْرِيمِ

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa Mengawali Hari di Waktu Pagi Diajarkan Rasulullah

Minggu, 25 September 2022 | 06:00 WIB

Baca Doa Ini Ketika Terjadi Gempa Bumi

Minggu, 25 September 2022 | 05:32 WIB

Doa Ketika Merasa Tersakiti Karena Putus Cinta

Jumat, 16 September 2022 | 06:27 WIB

Doa Susah Tidur Seperti Diajarkan Rasulullah SAW

Senin, 29 Agustus 2022 | 07:48 WIB

Punya Hajat, Sebaiknya Doa Ketimbang Nazar

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 07:01 WIB

Doa Berserah Diri dan Pasrah pada Allah

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 06:29 WIB
X