• Selasa, 30 November 2021

Serie 9: Teror di St Moritz Hotel

- Senin, 11 Oktober 2021 | 08:49 WIB
Serie 9: Teror di St Moritz Hotel
Serie 9: Teror di St Moritz Hotel

Cerita Sebelumnya:

Dalam perjalanan ke New York, semakin lama Garind semakin tidak berulah. Bahkan ia mengaku kepergiannya sedang berobat. Ia sendiri akhirnya buka kartu, sebenarnya ada masalah besar dalam dirinya, yang ternyata anak seorang Mantan Konjen RI di di Negara Eropa- red.

_________________ 

TAK segera dijawab, tapi sorot mata Fla menyiratkan kemarahan besar. Garind bukan tidak menangkap itu. Ia justru sangat menikmati ekspresi emosional lawan bicaranya.

“Permen …”

Fla menggeleng. Dari saku celananya ia malah keluarkan balsem cap Cengkih, kemudian diusapnya di ujung hidung.

“Ah, andai aku jadi balsem…”

“Apa yang kau harap dari seoles balsem?”

“Akan kusentuh ujung kulitmu lebih cepat dari yang kuangankan.”

“Wow?!!”

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Artikel Terkait

Terkini

Serie 12 (Tamat): Bayangan di Telepon Box

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 19:38 WIB

Serie 11: Permainan Iblis

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Serie 10: Permainan Iblis

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:59 WIB

Serie 9: Teror di St Moritz Hotel

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:49 WIB

Serie 8 : 'When I Fall in Love'

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 05:48 WIB

Serie 7: Puisi Jan Jacob Sleaurhoff

Kamis, 7 Oktober 2021 | 05:12 WIB

Serie 6: 14 Jam ke Frankfurt

Senin, 4 Oktober 2021 | 07:30 WIB

Serie 5: Jangan Lengah, Fla

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 05:30 WIB

Serie 4: Terbang ke New York

Kamis, 30 September 2021 | 08:11 WIB

Serie 3: Georgia On My Mind

Senin, 27 September 2021 | 14:53 WIB

Serie 2: Peti Mati Mama

Sabtu, 25 September 2021 | 06:00 WIB

Serie 1: Lalu-lalang Broadway

Kamis, 23 September 2021 | 13:04 WIB

New York Temptation, Sebuah Novelette Handry TM

Kamis, 23 September 2021 | 00:22 WIB
X