SMOL.ID - Prodi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo menggelar acara Diskusi Ilmiah sebagai langkah untuk merealisasikan pengembangan masyarakat Islam yang multidisipliner.
Sesuai dengan tujuannya, kegiatan tersebut mengusung tema Intensifikasi Pengembangan Masyarakat Islam dalam Pendekatan Multidisipliner.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para dosen dan mahasiswa PMI terkait pendekatan yang digunakan dalam usaha pengembangan masyarakat, terutama dalam kegiatan penelitian. Pendekatan pengembangan masyarakat Islam itu bisa multidisipliner. Artinya, dalam upaya pengembangan masyarakat tidak selalu melalui pendekatan sosiologi dan antropologi saja. Kita dapat menggunakan pendekatan seperti psikologi sosial terapan, social worker, dan lain-lain”, jelas Kajur Pengembangan Masyarakat Islam, Dr. Agus Riyadi, M.S.I, dalam sambutannya.
Baca Juga: Teks Khutbah Jumat 17 Maret 2023, Tema Menyambut Bulan Ramadhan 1444 H dengan Penuh Kebahagiaan
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang sidang utama Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang ini dinarasumberi oleh Catur Yuliwiranto, S.S.T., M.S.W. (narasumber 1) dan Dr. Sulistio, S.Ag., M.Si. (narasumber 2) dengan dimoderatori oleh doktor muda Prodi PMI yaitu Dr. Nur Hamid, M.Sc.
Catur Yuliwiranto, S.S.T., M.S.W. selaku pemateri 1 menyampaikan terkait kajian sosiologi sosial. Beliau memaparkan bahwa pentingnya teori dan praktik yang dimiliki mahasiswa.
Menurut beliau, berdasarkan informasi yang diterima dari prodi, Prodi PMI sudah memberikan bekal bagi mahasiswanya.
Baca Juga: Kunci Jawaban PJOK Kelas 1 SD Semester 2 Tahun 2023, Ternyata Ini Materi yang Keluar di Ujian PTS
Mahasiswa PMI selain mempelajari teori di kelas, juga sudah dibekali pengalaman melalui kegiatan Sekolah Pemberdayaan Tahap Awal, Sekolah Pemberdayaan Tahap Lanjut, Teknologi Tepat Guna, Benchmarking, PPL, dan KKN.
Selain itu, beliau juga menyampaikan “Dalam upaya pemberdayaan masyarakat, seorang pemberdaya harus mampu mengidentifikasi potensi-potensi sosial yang ada di masyarakat.
Ia diharapkan mampu memberdayakan potensi-potensi tersebut sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat sekaligus mengatasi masalah sosial kemanusiaan yang ada”.
Baca Juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 Halaman 18, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Adapun Dr. Sulistio, S.Ag., M.Si., selaku pemateri 2, menyampaikan terkait Kajian Psikologi Sosial. Menurut beliau seiring berkembangnya zaman masyarakat juga mengalami perkembangan. Misalnya saja pendidikan.
Dahulu sedikit sekali orang yang menyandang gelar sarjana, sedangkan saat ini sudah banyak orang yang menyandangnya.
Artikel Terkait
Launching Logo Dies Natalis UIN Walisongo ke 53, Rektor ajak Berdaya Membangun Karya
Agrowisata Green House Jabungan Jadi Program Unggulan KKN UIN Walisongo, Diresmikan Tokoh Penting
Bahas Narkoba, Prodi BPI UIN Walisongo Undang Konselor Adiksi
Jalin Kerjasama 2 Lembaga, MHU UIN Walisongo Adakan BM Kompetensi dan Sertifikasi Uji Kompetensi Batch IX
Gandeng UIN Walisongo dan Telkomsel, MTs PSM Randublatung Perkuat Literasi Digital Merdeka Belajar
LP2M UIN Walisongo Galakkan Kembali Literasi Digital di Desa Gunungpring Magelang, Bahas Rencana UMKM
Kuliah Umum Program S2 KPI UIN Walisongo: Menjawab Tantangan Komunikasi dan Dakwah di Ruang Publik
Stay Tune! H-3 SPAN PTKIN UIN Walisongo, Pantengin Terus Informasi Penting hingga Jumlah Kuota yang Dibuka
Besok, Jalan Sehat Buka Rangkaian Dies Natalis UIN Walisongo ke 53