• Rabu, 19 Januari 2022

Kimia Farma Ancam Pecat Karyawan Terlibat Terorisme

- Senin, 13 September 2021 | 15:15 WIB
Kimia Farma Siap Pecat Pegawai Terlibat Aksi Terorisme (Ilustrasi/ant)
Kimia Farma Siap Pecat Pegawai Terlibat Aksi Terorisme (Ilustrasi/ant)


SMOL.ID - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap terduga terorisme di Bekasi. Belakangan diketahui, terduga teroris tersebut merupakan karyawan PT Kimia Farma.

Menyikapi penangkapan karyawannya, PT Kimia Farma menyatakan tidak mentoleransi terhadap aksi terorisme dalam bentuk apa pun termasuk keterlibatan pegawai dalam aksi tersebut. Pihaknya mendukung aparat dalam memerangi aksi terorisme.

Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk. Verdi Budidarmo melalui keterangan resmi menyatakan, setelah menerima informasi penangkapan terduga teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI) berinisial S yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat, Jumat 10 September 2021. Kemudian PT Kimia Farma melakukan penelusuran.

Baca Juga: Ada 1 Peserta Tes PPPK Guru Positif Covid-19 dan 1 Habis Melahirkan di Karanganyar

"Hasil penelusuran yang kami lalukan memang dipastikan S merupakan karyawan PT Kimia Farma," jelasnya, Senin 13 September 2021.

Status karyawan yang ditangkap tersebut, saat ini sudah diskorsing dan pembebasan tugas sementara waktu selama menjalani pemeriksaan oleh pihak yang berwajib terhitung sejak 10 September 2021.

Menurut dia, apabila karyawan tersebut terbukti bersalah secara hukum maka akan dikenakan sanksi pelanggaran berat sesuai peraturan perusahaan yang berlaku berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan tidak hormat dan otomatis sudah tidak menjadi bagian dari perusahaan.

Jika yang bersangkutan tidak terbukti bersalah atas dugaan terlibat dalam jaringan terorisme, perusahaan akan melakukan tindakan mendukung pemulihan nama baiknya.

"Kimia Farma sangat mendukung sepenuhnya upaya seluruh aparat penegak hukum guna memerangi terorisme di seluruh lingkungan perusahaan dan mendukung upaya aparat penegak hukum untuk memproses secara hukum atas tindakan yang dilakukan oleh oknum karyawan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Budidarmo.

Baca Juga: Anies Kecebur Got Saat Tinjau Vaksinasi, Pertanda Apa?

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Terkini

BNN Sita 218, 46 Kg Sabu dan Tangkap 11 Tersangka

Senin, 17 Januari 2022 | 14:00 WIB

Hakim MK: Tidak Ada Celah Menghindar Putusan Hukum MK

Senin, 17 Januari 2022 | 13:16 WIB
X