• Selasa, 28 September 2021

Luhut Pastikan PPKM akan Terus Diperpanjang

- Selasa, 14 September 2021 | 16:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan (Setkab)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan (Setkab)

SMOL.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan memastikan pemerintah akan terus memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh tanah air.

Dengan cara memperpanjang PPKM upaya pengendalikan pandemi Covid-19 dilakukan. Penerapan kebijakan PPKM dievaluasi secara berkala.

“Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa–Bali, dan nanti saya kira juga Pak Airlangga menyampaikan di luar Jawa–Bali akan sama. Melakukan evaluasi setiap minggu sehingga menekan kasus konfirmasi dan tidak mengulang kejadian yang sama di kemudian hari,” ujar Luhut, di Jakarta, Selasa, 13 September 2021.

Baca Juga: Link Live Streaming Manchester Unied vs Young Boys 14 September 2021 UEFA Champions League

Luhut menjelaskan, PPKM merupakan instrumen yang dipergunakan untuk memonitor situasi pandemi. Melalui PPKM dapat diambil langkah pengendalian sesuai dengan situasi masing-masing daerah.

“Jadi PPKM ini adalah alat kita untuk memonitor ini, karena kalau dilepas, tidak dikendalikan terus, bisa nanti ada gelombang berikutnya. Kita sudah lihat pengalaman di berbagai banyak negara, jadi kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan berbagai negara lain,” tegasnya.

Pemerintah terus memonitor dan mengevaluasi penerapan protokol kesehatan terutama dikeluarkkan kebijakan pembukaan kembali secara bertahap sejumlah aktivitas masyarakat.

Menurut Luhut, derdasarkan hasil evaluasi, masih banyak terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di berbagai wilayah berpotensi meningkatkan kasus Covid-19.

“Di beberapa wilayah terjadi peningkatan mobilitas yang cukup masif utamanya terjadi beberapa lokasi wisata seperti Pantai Pangandaran yang dipenuhi pengunjung dari Bandung Raya, Tasikmalaya, dan Jabodetabek, sehingga berpotensi untuk terjadi penyebaran kasus impor bagi daerah tersebut. Hal tersebut diperparah karena lemahnya protokol kesehatan yang diterapkan,” ungkapnya.

Baca Juga: DPRD DIY Dukung Sultan HB X Tutup Penambang Pasir Di Lereng Merapi

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Sumber: Setkab RI/Kepresidenan

Tags

Terkini

Bulog DIY Sukses Gelar Vaksinasi Massal

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Ribuan Mahasiswa dari BEM SI Kepung Gedung KPK

Senin, 27 September 2021 | 14:08 WIB
X