• Kamis, 27 Januari 2022

Pemuda Pancasila Karanganyar Putar Kompetisi Sepakbola Kecamatan

- Senin, 20 September 2021 | 10:53 WIB
Ketua Pemuda Pancasila Disa Alif Aliven saat memberi sambutan di sela pertandingan sepakbola Forum Sepakbola Ngringo.
Ketua Pemuda Pancasila Disa Alif Aliven saat memberi sambutan di sela pertandingan sepakbola Forum Sepakbola Ngringo.

SMOL.ID – Pemuda Pancasila memprakarsai pemutaran kompetisi sepakbola di kecamatan-kecamatan di Karanganyar. Dengan cara itu diharapkan ajang tersebut menjadi kebangkitan kegairahan pemuda untuk berkegiatan yang positif termasuk ajang pencarian bibit pemain tangguh.

‘’Saya ingin setiap kecamatan memutar kompetisi biar setelah pandemi ini kegiatan tersebut bisa menjadi ajang kebangkitan ekonomi, sekaligus juga untuk mencari bibit yang potensial untuk menjadi pemain hebat di tingkat nasional,’’ kata Disa Alif Aliven, Ketua Pemuda Pancasila Karanganyar saat menyaksikan pertandingan final Forum Sepakbola Ngringo, Minggu sore (19/9).

Hadir pula dalam kesempatan itu Sekretaris MPN Pemuda Pancasila Paryono yang juga anggota DPR RI komisi VIII dan Suprapto anggota DPRD Karanganyar. Mereka mendukung kegiatan itu untuk ikut menjadi pendorong roda ekonomi setelah pandemi.

Baca Juga: Penemuan Bayi Laki-laki di Pinggir Sungai Pati, Warga Antre Ingin Adopsi

Kompetisi di Ngringo itu diikuti 8 dari 14 klub yang ada di desa Ngringo. Dari kompetisi itu tim Garuda Sakti tampil sebagai juara setelah mengalahkan Suro Negoro 5-4 lewat tendangan pinalti setelah kedudukan sama 2-2 sampai pertandingan usai.

Kompetisi kelas tarkam itu ditonton 2.000-an warga Nringo, Jaten. Warga yang menyaksikan tetap menjaga protokol kesehatan walau menggunakan masker yang menjadi syarat untuk bisa masuk lingkungan stadion di Gunung Wijil. Ngringo.

Hendra, penasihat panitia memang berharap kompetisi itu meski kelas tarkam akan bisa menjadi sarana p[engembangan bibit yang baik, sebab pengalaman membuktikan ada pemain liga yang lahir dari kampung tersebut seperti Aris Budi Sulistyo, Benny Hendrawan Wahyudi yang pernah memperkuat Persis dan kini pelatih Persika dan lainnya.

Dia mengaku senang melihat kegairahan warga menyaksikan pertandingan sepakbola yang digelar tiap Sabtu dan Minggu dua bulan terakhir. Dari situ banyak yang digunakang ajang warga yang berprofesi jualan PKL untuk membuka dasar.

Paryono mengatakan justru itulah yang dia harapkan terjadi. Pertandingan yang bisa mengumpulkan banyak orang untuk dihimbau tetap prokes, memakai masker, sekaligus untuk memberi lahan pedagang PKL berjualan, dan dari kelas tarkam ini pemain berbakat terpantau. Di masa pasca pandemi kegairahan seperti itu harus didorong.

Baca Juga: Lelang Barang Rampasan Koruptor, KPK Setor Rp984 Juta ke Kas Negara

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Haryanto: PTM Seharusnya Dua Shift

Rabu, 26 Januari 2022 | 18:14 WIB

Pemprov Jateng Targetkan 3 Besar MTQ ke-29 Kalsel

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:01 WIB
X