• Selasa, 30 November 2021

Bamsoet Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Klub AHHA PS Pati

- Jumat, 24 September 2021 | 11:15 WIB
Bamsoet Ditunjuk jadi Dewan Pembina Klub AHHA PS Pati (MPR)
Bamsoet Ditunjuk jadi Dewan Pembina Klub AHHA PS Pati (MPR)

SMOL.ID - Klub sepak bola AHHA PS Pati resmi menunjuk Ketua MR Bambang Soesatyo sebagai Dewan Pembina. Selain itu, klub milik YouTuber Atta Halilintar dan Putra Siregar juga meminta Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna sebagai Dewan Kehormatan dan juga Gus Mifah Dewan Penasihat.

Sebelum resmi diakuisisi Atta Halilintar dan Putra Siregar, klub sepak bolah itu bernama PSG Pati.


"Kehadiran anak-anak muda terlibat dalam industri olahraga, seperti yang dilakukan Atta Halilintar bersama Putra Siregar yang mengakuisisi klub sepakbola Liga 2 PSG Pati, yang kemudian berganti nama menjadi AHHA PS Pati FC, patut didukung. Selain menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda maupun korporat untuk turut berinvestasi dalam industri olahraga, kehadiran mereka juga menjadi penanda bahwa masa depan olahraga nasional masih penuh dengan berbagai harapan," ujar Bamsoet usai menghadiri launching jersey AHHA PS Pati, di Jakarta, Kamis 23 September 2021.

Baca Juga: Lirik Lagu Ambyar Mak Pyar oleh Ndarboy Genk, Viral di TikTok dan Instagram

Bamsoet berharap seiring mulai digelarnya Liga 1 dan Liga 2 sepakbola Indonesia dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, akan meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia. Selain, menggairahkan perekonomian daerah dan nasional.

Menurutnya, Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai sponsor utama Liga 1 memperkirakan, kerugian ekonomi dari berhentinya sepak bola di dalam negeri cukup besar, mencapai Rp 2,7 triliun hingga Rp 3 triliun per tahun.

Selain itu terdapat 24.000 orang yang terlibat secara langsung dalam industri sepak bola nasional.

Menurut Bamsoet, di Swiss olahraga dijadikan industri yang bisa memberikan pemasukan bagi pendapatan negaranya mencapai 22,8 miliar dolar per tahun, menyerap 2,4 persen dari seluruh pasar tenaga kerja, dan menciptakan sekitar 11.000 lapangan kerja baru dalam kurun waktu 12 tahun.

Baca Juga: Jadwal Acara TV SCTV 25 September 2021, Saksikanlah Liga Inggris LIVE

"Menjadikan olahraga sebagai industri juga akan memberikan sumbangan besar terhadap pemasukan negara melalui pajak. Hasil riset Ernst & Young (EY) memperlihatkan, dalam kurun waktu 2013-2014 saja, sumbangan pajak dari Liga Primer mencapai 2,4 miliar poundsterling atau lebih dari Rp 51 triliun. EY juga melaporkan bahwa liga utama Inggris juga mampu menyerap 103.354 tenaga kerja penuh waktu. Serta menyumbang produk domestik bruto (PDB) sebesar 3,4 miliar poundsterling atau Rp 72,5 triliun," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, firma konsultan keuangan Deloitte melaporkan, total pendapatan 20 besar klub Eropa pada akhir musim 2016/2017 mencapai 7,9 miliar euro atau sekitar Rp 128,77 triliun.

Melebihi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sumber daya alam Indonesia yang 2018 ditargetkan Rp 103,7 triliun.

"Pertumbuhan industri olahraga akan semakin pesat didukung perkembangan internet dan digitalisasi. AHHA PS Pati, misalnya, bisa memaksimalkan penjualan merchandise melalui marketplace. Tidak hanya itu, membangun komunikasi dan merekatkan ikatan persaudaraan antar suporter juga bisa dilakukan melalui digitalisasi. Baik berupa media massa maupun berbagai bentuk kreatifitas lainnya," pungkas Bamsoet.***

 

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Terkini

Tanggul Sungai Jebol, Kudus Kembali Direndam Banjir

Selasa, 30 November 2021 | 13:40 WIB

WHO Umumkan Vaksin Masih Efektif Lawan Omicron

Selasa, 30 November 2021 | 11:35 WIB

Santri Harus Kuasai IPTEK Dan Cinta Tanah Air

Selasa, 30 November 2021 | 11:23 WIB

BKD Undi Gebyar Hadiah PBB P2 Kabupaten Sukoharjo 2021

Selasa, 30 November 2021 | 10:06 WIB

Pemkot Surakarta Sosialisasikan PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 | 20:49 WIB
X