• Rabu, 1 Desember 2021

Azis Syamsuddin Ditahan KPK Usai Ditetapkan sebagai Tersangka Suap

- Sabtu, 25 September 2021 | 08:32 WIB
Dari kiri-kanan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, Ketua KPK Firli Bahuri, dan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) terkait pengumuman dan penahanan tersangka Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin  (Antara)
Dari kiri-kanan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, Ketua KPK Firli Bahuri, dan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) terkait pengumuman dan penahanan tersangka Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (Antara)

SMOL.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (AZ) setelah diumumkan sebagai tersangka kasus dugaan suap ke penyidik.

Penetapan tersangka dilanjutkan penahanan itu dilakukan KPK setelah memeriksa 20 saksi dan alat bukti dari dugaan suap penanganan perkara korupsi yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

"Setelah penyidik memeriksa para saksi kurang lebih ada 20 orang saksi dan dikuatkan dengan alat bukti maka tim penyidik melakukan penahanan kepada tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 24 September 2021 sampai dengan 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Jakarta Selatan," ungkap Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu dini hari, 25 September 2021.

Baca Juga: Hati-hati, Ancaman Teror dan Radikalisme pada Platform Digital

Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, tersangka Azis Syamsuddin akan menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari di rutan tersebut.

Saat keluar dari Gedung KPK, Azis Syamsuddin yang telah mengenakan rompi tahanan KPK memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media.

Azis langsung masuk mobil tahanan KPK yang akan membawanya ke Rutan Polres Jakarta Selatan.

Adapun konstruksi perkara yang menjerat Azis Syamsuddin, menurut Firki tersangka memberikan suap kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) senilai Rp3,1 miliar untuk meminta tolong mengurus kasus korupsi yang melibatkannya dan Aliza Gunado (AG). 

Sebagaimana komitmen awal pemberian uang dari Azis Syamsuddin kepada SRP dan MH (Maskur Husain/advokat) sebesar Rp4 miliar yang telah direalisasikan baru sejumlah Rp3,1 miliar," kata Firli.

Aliza Gunado merupakan kader Partai Golkar dan mantan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Terkini

Santri Harus Kuasai IPTEK Dan Cinta Tanah Air

Selasa, 30 November 2021 | 11:23 WIB
X