• Minggu, 17 Oktober 2021

Menag Tinjau Pembangunan Ma’had II UIN Walisongo

- Senin, 27 September 2021 | 18:25 WIB
Menteri Agama Yaqut Choliq Qoumas didampingi Rektor UIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq MAg dan Kepala Kanwil Kemenag Musta’in Ahmad meninjau proyek pembangunan Ma’had II Kampus II UIN Walisongo, Jalan Prof Dr Hamka, Ngalian, Semarang, Ahad (26/9).
Menteri Agama Yaqut Choliq Qoumas didampingi Rektor UIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq MAg dan Kepala Kanwil Kemenag Musta’in Ahmad meninjau proyek pembangunan Ma’had II Kampus II UIN Walisongo, Jalan Prof Dr Hamka, Ngalian, Semarang, Ahad (26/9).

SMOL.ID – Menteri Agama Yaqut Choliq Qoumas meninjau proyek pembangunan gedung Ma’had II Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Ahad (26/9).

Bangunan yang terletak di Kompleks Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Kampus II, Jalan Prof Dr Hamka, Ngalian Semarang itu nantinya mampu menampung 1.120 orang santri mahasiswa.

Rektor UIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq MAg menjelaskan, bangunan Ma’had I yang lokasinya tak jauh dari lokasi Ma’had II sudah tidak mampu menampung minat mahasiswa yang ingin belajar sambil mengaji di pondok.

Bangunan seluas 1.000m2 itu terdiri kamar asrama santri, ruang makan, ruang loundry, dapur umum dan pengajian.

‘’Pembangunan  gedung Ma’had II merupakan fasilitas yang akan digunakan UIN Walisongo dalam mengintegrasikan pendidikan tinggi dan pola pendidikan pondok pesantren,’’ kata Imam Taufiq.

Menurut Rektor, konsep pendidikan tinggi bercorak pesantren akan diintegrasikan dalam kurikulum.

Baca Juga: Bongkar Pabrik Obat Keras di Bantul, 13 Orang Ditangkap

‘’Saat ini pembangunan gedung Ma’had II telah mencapai progres yang baik, Ma’had ini nantinya akan kami optimalkan untuk menampung mahasiswa baru semester I,’’ katanya.

Menteri Agama Yaqut Choliq Qoumas mengatakan, keberadaan ma’had sangat strategis untuk menciptakan generasi manusia yang tidak hanya berilmu pengetahuan sesuai dengan kebutuhan zaman, namun juga memiliki karakter yang sejalan dengan iklim dunia pesantren, di antaranya ialah perilaku saling hormat menghormati dan diisi dengan nilai-nilai kemanusiaan.
 
“Kebaradaan ma’had sangat penting, kami berharap lewat ma’had UIN Walisongo akan lahir generasi masa depan yang memiliki sikap kemanusiaan dan peradaban yang sesuai dengan tagline UIN Walisongo Semaran,’’ kata Gus Yaqut.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kopi Rempah dan Jejak Soekarno di Kesultanan Ternate

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:58 WIB
X