• Selasa, 30 November 2021

BMKG Luncurkan EWS Radio Broadcaster dan SIRITA, Apa Saja Fungsinya?

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 11:59 WIB
BMKG Luncurkan EWS Radio Bradcaster dan SIRITA, Apa Saja Fungsinya? (Ilustrasi Antara)
BMKG Luncurkan EWS Radio Bradcaster dan SIRITA, Apa Saja Fungsinya? (Ilustrasi Antara)

SMOL.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluncurkan dua alat  komuniasi dan peringatan dini saat terjadi gempa dan tsunami.

Dua alat itu, yakni Early Warning System (EWS) Radio Broadcaster dan aplikasi Sirens for Rapid Information on Tsunami Alert (SIRITA) berbasis Android.

Peluncuran dua alat itu dilakukan di Cilacap, sebagai daerah dinilai paling rawan bencana gempa dan tsunami.

“Di era saat ini, saya yakin hampir semua orang telah memiliki ponsel pintar berbasis android. Paling tidak, dalam satu rumah tangga pasti ada yang memiliki ponsel pintar, bisa jadi bahkan lebih. Maka dari itu, aplikasi ini akan sangat bermanfaat sebagai bentuk peringatan dini evakuasi bagi masyarakat di pesisir pantai,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Rabu 6 Oktober 2021.

Baca Juga: Cilacap Diguncang Gempa 2 Kali Hari Ini, BMKG: Aktivitas Zona Suduksi

Peluncuran dua inovasi tersebut sebagai respon BMKG atas meningkatnya aktivitas kegempaan di Indonesia.

Berdasarkan data gempabumi hasil pengamatan BMKG, selama perioda tahun 2008-2016 rata-rata 5000 hingga 6000 kali, 2017 meningkat menjadi 7169, selanjutnya mulai 2018 hingga 2019 melompat menjadi lebih dari 11500 kali dalam satu tahun.

Meskipun kemudian agak menurun menjadi 8258 kali di tahun 2020, jumlah ini masih di atas rata-rata kejadian gempabumi tahunan di Indonesia.

EWS Radio Broadcaster merupakan moda diseminasi berbasis suara guna mengantisipasi kerusakan jaringan komunikasi selular pasca gempa merusak.

Sistem ini memanfaatkan jaringan komunikasi berbasis radio yang banyak digunakan oleh pegiat kebencanaan dan komunitas radio berbasis masyarakat, seperti RAPI dan ORARI sebagai hub untuk menyebarkan informasi secara cepat, akurat serta ramah terhadap kelompok masyarakat rentan yang memiliki keterbatasan menelaah pesan berbasis teks.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Terkini

BKD Undi Gebyar Hadiah PBB P2 Kabupaten Sukoharjo 2021

Selasa, 30 November 2021 | 10:06 WIB

Pemkot Surakarta Sosialisasikan PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 | 20:49 WIB

Tantangan MUI Bersikap Proporsional

Minggu, 28 November 2021 | 21:58 WIB

Gowes Akademik Mau ke San Fransico

Minggu, 28 November 2021 | 17:28 WIB

DPRD DIY Syahlan RAPBD DIY Rp 5,5 Triliun

Minggu, 28 November 2021 | 17:15 WIB

Bupati Pati Peroleh Penghargaan Dwija Praja Nugraha 2021

Minggu, 28 November 2021 | 14:36 WIB

Sebanyak 286 Taekwondo Karanganyar Berlaga di Kejurda

Minggu, 28 November 2021 | 14:30 WIB

Percantik Nepal Van Java, Ganjar Pranowo Bantu 2 Ton Cat

Minggu, 28 November 2021 | 11:43 WIB
X