• Senin, 24 Januari 2022

Sudah 74,75 Persen Warga Karanganyar Divaksin, Akan Dilakukan Penyisiran Door to Door

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 10:45 WIB
Warga yang antre divaksin di pendapa rumah dinas bupati.
Warga yang antre divaksin di pendapa rumah dinas bupati.

 

SMOL.ID – Setelah segala cara dan semua instansi melakukan serbuan vaksin, kini cakupan vaksinasi di Karanganyar sudah mencapai 74,75 persen. Untuk cakupan kabupaten se Jateng, Karanganyar sudah tertinggi.

‘’Kini tinggal sisa sedikit untuk mencapai 100 persen, kita akan lakukan penyisiran door to door lewat pendataan perangkat desa, $RT dan RW untuk mencari warga yng belum divaksin. Nanti kita lakukan vaksinasi di tempat terdekat,’’ kata Bupati Karanganyar Juliyatmono saat vaksinasi di pendapa rumah dinas bupati, Sabtu (9/10).

Vaksinasi difasilitasi oleh Bursa Efek Indonesia yang berulang tahujn ke 34. Menurut Direktur Keuangan PT Bursa Efek, Risa Evennita Rustam, ada 2.000 vaksin yang diberikan warga Karanganyar, dari 29.000 vaksin di Jateng.

Baca Juga: PSIS Semarang Latihan Perdana Bersama Ian Andrew Gillian

Bupati mengatakan, bagi warga yang belum divaksin, setelah didata oleh RT dan RW, mereka akan dilayani secara terbuka di Balai Desa atau puskesmas terdekat untuk vaksinasi tahap pertama. Jika sudah mulai sulit mencari warga yang belum, akan dilakukan jemput bola ke desa.

Warsito, Kabid Pemberantasan Penyakit Menular Masyarakat, menambahkan, ada dua alternatif yang disediakan Dinkes untuk vaksinasi warga yang belum, mereka dilayani di balai desa atau puskesmas terdekat, atau disediakan mobil keliling untuk fasilitas vaksin bagi warga.

Cara itu diyakini akan efektif untuk menjangkau warga yang belum mendapatkan vaksin. Rencananya akhit Oktober ini 100 persen warga sudah divaksin untuk vaksinasi tahap pertama. Setelah itu sekalian ketika warga mendapatkan vaksin pertama, biasanya sudah dijadwalkan vaksin kedua. Dan ini lebih mudah.

Baca Juga: 9 Tips Mendapatkan serta Menggunakan Materai Elektronik

Untun sebagian warga yang menolak vaksin, Bupati Juliyatmono mengatakan, sementara memang pemerintah tidak meladeni mereka yang tidak mau divaksin. Buat apa meladeni mereka yang sedikit dengan mengorbankan yang banyak.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Pertamina Pastikan Pasokan BBM ke DIY Aman

Senin, 24 Januari 2022 | 19:04 WIB

Knalpot Brong, Adu Kuat Polisi dan yang Memproduksi

Senin, 24 Januari 2022 | 15:25 WIB

Pengurus Prisai Sakti Mataram Cabang Sleman Dilantik

Senin, 24 Januari 2022 | 15:20 WIB

Kader PDIP Karanganyar Tanam Pohon Petai

Minggu, 23 Januari 2022 | 20:04 WIB

Bahasa Jawa Kurang Mendapat Perhatian

Minggu, 23 Januari 2022 | 11:40 WIB
X