• Jumat, 21 Januari 2022

Lomba TikTok dan Film Pendek untuk Hari Jadi Karanganyar

- Senin, 11 Oktober 2021 | 13:16 WIB
Bupati Juliyatmono memimpin rapat koordinasi perayaan hari jadi Karanganyar ke-104.
Bupati Juliyatmono memimpin rapat koordinasi perayaan hari jadi Karanganyar ke-104.

SMOL.ID – Lomba tiktok akan mewarnai hari jadi Karanganyar ke-104 yang akan dimulai pada 5 November dengan anjangsana semua pejabat Karanganyar ke Semarang dan ke Jaten. Kegiatannya silaturahmi ke mantan Bupati dan keluarga Bupati yang masih hidup untuk memohon restu merayakan hari jadi.

‘’Bupati yang masih sugeng tinggal Bu Hartono yang kini mukim di Semarang istri Pak Hartono Bupati sebelum Bu Rina, dan Bu Rina Iriani yang mukim di Jaten. Lainnya sudah meninggal dunia. Sebagai sesepuh kita perlu sowan untuk mohon restu,’’ kata Bupati Juliyatmono saat rapat koordinasi hari jadi, Senin (11/10).

Pemkab agaknya terpengaruh ketenaran TikTok sehingga menggelar lomba mejeng virtual tersebut. Karena itu siapapun bisa ikut. Isinya tentu tentang hari jadi Karanganyar dengan segala pernak pernik peringatannya serta kegiatan yang dinilai menonjol.

Baca Juga: 1.660 Personel Dikerahkan Kawal Sidang Kasasi Rizieq Shihab

TikTok berdurasi maksimal satu menit. Waktu 60 detik itu sudah sangat panjang untuk siapapun yang ingin mejeng. Dan satu hal, tentu temanya tentang hari jadi Karanganyar. Bupati optimistis dari TikTok itu nama Karanganyar akan terkenal tidak saja nasional namun dunia.

‘’Adapun fillm pendek sama dengan tiktok itu namun yang ini pesertanya mewakili desa. Film itu berisi film tentang potensi desa. Apa saja bisa diangkat. Bisa kegiatan desa, kuliner menonjol, atau tempat yang bagus, pokoknya berkaitan dengan potensi yang ada di setiap desa.’’ kata Bupati.

Penilaian film pendek itu akan disinergikan dengan kegiatan Dinas Pariwisata yang akan menggelar kegiatan bersama Institut Seni Indonesia (ISI), yang akan menghadirkan sutradara terkenal Hanung Bramantyo dan nanti sekalian menilai film pendek tersebut.

Kegiatan lain yang menonjol adalah wayang kulit di lima tempat, di Karanganyar, di Kebakkramat, Jumapolo, Gondangrejo dan di Terminal Bangun Makuthoromo, dengan menampilkan wayawangan berdurasi paling satu atau dua jam sehingga jam 24.00 selesai. Pakeliran padat.

Baca Juga: Jokowi: Indonesia Potensi Besar Jadi Raksasa Digital Setelah China dan India

Wayang itu memanfaatkan dalang sekitar yang hebat, dan lima tempat itu sindennya harus berjumlah 104 sama dengan tahun peringatan, dan nanti disiarkan secara streaming sehingga bisa dinikmati masyarakat lewat channel you tube.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut 184 Pemenang Baznas Award 2022

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:02 WIB

Jateng Borong Baznas Award 2022

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:21 WIB
X