• Rabu, 1 Desember 2021

Bagus Selo: Kalau Ada Celeng atau Simpatisannya di Karanganyar, Saya Libas

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:04 WIB
Bagus Selo, Ketua DPC PDIP Karanganyar
Bagus Selo, Ketua DPC PDIP Karanganyar

SMOL.ID – Wacana celeng dan banteng di tubuh PDIP semakin menggema dan semakin santer tersiar. Ketua DPC PDIP Karanganyar Bagus Selo dengan tegas mengatakan, sebetulnya wacana celeng dan banteng sudah ada sejak dahulu, untuk menggambarkan kader PDIP yang lurus dan yang mbalelo.

‘’Saya tegaskan, kalau sampai fenomena celeng di Karanganyar akan saya libas. Sebab dari awal saya tekankan, menjadi kader PDIP harus garis lurus, tegak pada keputusan partai, pada keputusan Ibu Mega. Karena itu kalau ada yang mbalelo saya libas,’’ katanya pada wartawan, Jumat (15/10).

Bagus Selo tidak main-main. Dia menjamin secara struktural partai di Karanganyar, semua solid tidak larut dalam wacana celeng dan banteng itu. Semua pilih menunggu keputusan DPP, keputusan Ibu Mega, itu yang dipegang. Kalau masih wacana-wacana silahkan saja.

Baca Juga: Pengguna Internet Hati-hati Ketika Melakukan Transaksi Via Online

Karena itu selama keputusan DPP belum ada, dan rekomendasi Ibu Mega belum keluar, maka silahkan saja berwacana. Semuanya masih bebas untuk berpendapat, karena kebebaan berpendapat dmiliki semua orang. Baginya, kalau masih dalah tahap wacana semua masih mungkin.

Apakah wacana celeng dan banteng itu berpengaruh di kalangan bawah PDIP Karanganyar? Bagus Selo mengatakan, sampai sejauh ini tidak ada. Dalam setip kesempatan dia selalu menekankan pentingnya kebersamaan dalam struktural sampai kader bawah.

Baca Juga: Lisa BLACKPINK Garap Proyek Kolaborasi DJ Snake - Meghan Thee Stallion di Paris

Caranya tentu saja harus menjadi kader yang loyal pada apapun keputusan DPP PDIP, tegak lurus, dan menerima apapun keputusannya. Jangan mencoba mengembangkan sendiri keinginan-keinginan jika sudah ada aturan. Dan itulah celeng, sehingga sebagai kader banteng, kalau perlu celeng-celeng itu harus dibersihkan. Jika ingin menjadi celeng, jangan bergabung dengan banteng.

Apakah fenomena celeng dan banteng itu upaya tersembunyi untuk menaikkan rating saja? Bagus selo tidak mau menjawab. Sekali lagi bagi dia kader harus tegak lurus. Dia sudah memberi contoh nyata.(joko dh)

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BKD Undi Gebyar Hadiah PBB P2 Kabupaten Sukoharjo 2021

Selasa, 30 November 2021 | 10:06 WIB

Pemkot Surakarta Sosialisasikan PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 | 20:49 WIB

Tantangan MUI Bersikap Proporsional

Minggu, 28 November 2021 | 21:58 WIB
X