• Kamis, 27 Januari 2022

Modus Pinjol Ilegal di Cengkareng, Jaring 5.700 Nasabah dari Medsos

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:50 WIB
Modus Pinjol Ilegal di Cengkareng, Jaring 5.700 Nasabah dari Medsos (Foto Antara )
Modus Pinjol Ilegal di Cengkareng, Jaring 5.700 Nasabah dari Medsos (Foto Antara )

SMOL.ID - Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek sebuah ruko Sedayu Square di Cengkareng diduga jadi kantor pinjaman online (pinjol) ilegal.

Dalam pemeriksaan terhadap para tersangka, pinjol ilegal itu memiliki 5.700 nasabah yang dijaringnya dari media sosial.

"Pinjol itu perorangan. Jadi, sewaktu rilis pertama dugaan dari mereka beroperasi sejak awal sampai sekarang mempunyai 5.700 nasabah," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Selasa, 19 Oktober 2021.

Baca Juga: Delapan Tahun Buron, Terpidana Korupsi Bantuan Gempa Yogyakarta Ditangkap di Jabar

Setyo menjelaskan, pihaknya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, dari total 56 karyawan yang diamankan saat penggerebekan dilakukan Rabu 13 Oktober lalu.

Keenam tersangka itu berinisial IK sebagai penagih (collection desk), JS sebagai "leader", NS selaku supervisor, RRL sebagai penagih, HT sebagai "leader" dan MSA sebagai "reporting".

Setiap penagihan kepada peminjam, tersangka mendapatkan keuntungan sebesar 12 persen.

"Jadi, setiap penagihan, dia dapatkan 12 persen dari penagihan tersebut. Kalau besarannya Rp1 juta, ya dia dapat 12 persen dari Rp1 juta," kata Setyo.

Berdasarkan pengakuan salah satu korban pinjol, J, melihat aplikasi pinjaman online dari salah satu media sosial.

Baca Juga: Pilu, Anak Rela Diperkosa Kapolsek Parimo Demi Bebaskan Ayah yang Ditahan Lantaran Mencuri

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X