• Rabu, 19 Januari 2022

Okupansi Hotel Bintang 3 - 5 di DIY Mulai Membaik, Non Bintang hingga 2 Masih Jeblok

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:29 WIB
Okupansi Hotel Bintang 3 - 5 di DIY Mulai Membaik, Non Bintang hingga 2 Masih Jeblok (Ilustrasi Antara)
Okupansi Hotel Bintang 3 - 5 di DIY Mulai Membaik, Non Bintang hingga 2 Masih Jeblok (Ilustrasi Antara)

SMOL.ID - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY bersyukur tingkat hunian kamar (okupnasi) hotel mulai bintang 3 hingga 5 sudah mulai membaik. Namun hotel non bintang hingga 2 masih buruk.


"Peningkatan yang cukup baik terjadi di hotel bintang tiga ke atas. Namun untuk hotel non bintang dan hingga bintang dua belum mengalami peningkatan yang signifikan," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana di Yogyakarta, Jumat, 22 Oktober 2021.

Menurut dia, peningkatan okupansi hotel bintang tiga hingga lima di DIY dipicu oleh kegiatan MICE yang banyak digelar oleh sejumlah institusi baik pemerintah maupun swasta di DIY dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Polda Metro Selidiki Keaslian Pelat RFS Mobil Milik Rache Vennya

Okupansi hotel bintang tiga hingga lima rata-rata bisa mencapai lebih dari 40 persen setelah sebelumnya berada di kisaran 10-20 persen.

Namun untuk hotel non bintang hingga bintang dua, masih berada di kisaran 20-40 persen setelah sebelumnya selalu berada di bawah 10 persen.

"Konsumen untuk hotel bintang dua ke bawah biasanya adalah wisatawan dengan budget menengah ke bawah. Karena masih banyak destinasi wisata yang belum dibuka, maka okupansi hotel belum bisa meningkat," katanya.

Oleh karenanya, Deddy berharap pemerintah bisa segera membuka berbagai destinasi wisata di DIY sehingga akan berimbas pada meningkatnya okupansi seluruh jasa akomodasi pariwisata di wilayah tersebut.

Hitungan okupansi hotel tersebut, lanjut Deddy, dihitung berdasarkan kapasitas maksimal kamar yang diizinkan untuk menerima tamu yaitu 70 persen dari total kapasitas.

Meskipun sudah mengalami peningkatan okupansi, namun Deddy menyebut kondisi usaha perhotelan belum kembali pulih seperti sediakala.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X