• Minggu, 5 Desember 2021

9 Bintara Lakukan Pembaretan Masuk Polres Karanganyar

- Senin, 25 Oktober 2021 | 11:46 WIB
Bintara Polres Karanganyar lakukan pembaretan sebelum aktif bertugas di Polres Karanganyar.
Bintara Polres Karanganyar lakukan pembaretan sebelum aktif bertugas di Polres Karanganyar.

SMOL.ID – Sebanyak 9 bintara Polri Polres Karanganyar mengikuti pembaretan di Polres Karanganyar. Mereka adalah 9 di antara 11 bintara yang lulus dari rekrutmen bintara tahun 2020/2021, dua di antara mereka ditarik ke Polda Jateng.

Iptu Gatot Gondohartoyo, Kasat Samapta Polres Karanganyar mengatakan, mereka melakukan pembaretan setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Purwokerto selama 7 bulan. Dan khusus untuk pembaretan itu selama seminggu mengikuti pendidikan khusus dan dua hari satu malam mengikuti acara naik ke puncak Lawu.

‘’Setelah naik ke puncak Lawu barulah mereka sah diterima di Polres Karanganyar dan sekitar tiga tahun ini paling tidak mereka akan ditempatkan di Kesatuan Samapta Polres Karanganyar sebelum disebar ke berbagai kesatuan,’’ kata dia, Senin (25/10).

Baca Juga: Link Live Streaming BRI Liga 1 Selasa 26 Oktober 2021: Persija vs Persebaya

Pembaretan dilakukan langsung oleh Kapolres AKBP Muhammad Safii Maula dengan istri. Para bintara itu diguyur air kembang setelah itu dipakaikan baret Samapta Polri dan kemudian disuapi dengan nasi berkat.

Setelah selesai pembaretan, di depan senior mereka polisi-polisi muda itu memperagakan ketrampilan bongkar pasang senjata. Di depan mereka disediakan senapan jenis V2 yang sering dipakai polisi saat patroli dan tugas jaga markas.

Dengan mata tertutup mereka dengan tangkas membongkar dan memasang dengan sempurna senjata tersebut. Tidak sampai lima menit senjata sudah dibongkar dan dipasang ulang sehingga senjata tersebut siap digunakan lagi.

Selain bongkar pasang senjata mereka memperagakan senam tongkat dan senam borgol yang menggambarkan aktfits mereka sebagai samapta ketika mengamankan huru-hara dengan tongkat, serta saat melumpuhkan penjahat hingga diborgol.

Kapolres mengatakan tradisi pembaretan itu merupakan tradisi untuk menerima bintara secaba polri masuk ke medan tugas di masyarakat. Warga sudah menunggu bakti dan pengabdian polisi sebagai pengayom masyarakat.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ganjar: Mari Saling Menguatkan

Minggu, 5 Desember 2021 | 09:48 WIB

Sukses Bisnis Gethuk Semar, Samsul Bahri Rambah Resto

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:32 WIB

Sebuah Bus Terbakar di Jalan Tol Semarang-Solo

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:23 WIB
X