• Rabu, 1 Desember 2021

'Rice Box PSI' Bikin 35 Warga Koja Keracunan, Giring Minta Maaf

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:24 WIB
Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha meminta maaf karena adanya warga Kampung Beting yang diduga menjadi korban keracunan nasi kotak PSI, di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Senin (25/10/2021). ( ANTARA/Abdu Faisal)
Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha meminta maaf karena adanya warga Kampung Beting yang diduga menjadi korban keracunan nasi kotak PSI, di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Senin (25/10/2021). ( ANTARA/Abdu Faisal)

SMOL.ID - Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha meminta maaf kepada warga yang menjadi korban keracunan setelah mengonsumsi nasi kotak program Rice Box PSI.

Giring berjanji akan bertanggungjawab sepenuhnya atas musibah tersebut dan meminta polisi untuk menyelidiki penyebabnya.

Ia meminta kader PSI DKI Jakarta 24 jam terus mendampingi korban diduga keracunan tersebut.

"Pengurus PSI dari tadi (Minggu) malam bersiaga (standby) di sini (Rumah Sakit Koja) terus untuk menjaga semua keadaan yang saat ini alhamdulillah sudah membaik," kata Giring saat menyambangi Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Senin malam, 25 Oktober 2021.

Baca Juga: 'Rice Box PSI' Berujung Keracunan Puluhan Warga Koja, Polisi Tes Sampe Makanan

Giring mengatakan kedatangannya ke RS Koja sebagai bentuk simpati dan tanggung jawab partai kepada korban yang mengalami insiden mual dan muntah, diduga setelah mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan oleh Pengurus Daerah PSI Jakarta Utara.

"Kami di sini untuk benar-benar ada rasa simpati dan tanggung jawab," kata Giring.

Ia pun kemudian menangkupkan kedua tangannya ke depan sembari memohon maaf kepada masyarakat karena kejadian tersebut.

Dalam peristiwa itu, terdapat 35 warga Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara mengalami mual dan muntah diduga setelah mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan PSI Jakarta Utara.

Giring mengatakan 23 orang sempat dirawat di Rumah Sakit Koja, namun 18 orang sudah dibolehkan pulang. Sehingga tersisa lima orang lagi yang saat ini masih dirawat.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Santri Harus Kuasai IPTEK Dan Cinta Tanah Air

Selasa, 30 November 2021 | 11:23 WIB
X