• Kamis, 20 Januari 2022

Pemerintah Hilangkan Aturan Wajib PCR Usai Tuai Kritikan, Tapi Perjalanan dari Luar Negeri Tetap Ketat

- Senin, 1 November 2021 | 16:59 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (IST)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (IST)

SMOL.ID - Pemerintah awalnya mewajibkan calon penumpang pesawat terbang dari dan menuju Jawa dan Bali memiliki hasil tes reaksi berantai atau Polymerase Chain Reaction (PCR) yang sampelnya diambil 2×24 jam.

Namun aturan itu kemudian menuai kritikan dari banyak pihak baik masyarakat, komunitas pilot dan anggota DPR RI.

Mendapat kritikan itu, pemerintah akhirnya menghilangkan aturan wajib PCR sebagai syarat perjalanan udara.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah memutuskan untuk syarat perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa dan Bali tidak lagi diwajibkan menjalani tes PCR, melainkan hanya tes swab antigen.

Baca Juga: Deretan Drakor Tayang November 2021 di Viu

"Untuk perjalanan udara akan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR tetapi cukup menggunakan tes antigen," papar Menko Muhadjir Effendy dalam acara Konferensi Pers PPKM yang diikuti di Jakarta, Senin, 1 November 2021.

Menurut dia, keputusan ini merupakan usulan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

"Sama dengan yang sudah diberlakukan untuk wilayah di luar Pulau Jawa non-Bali sesuai dengan usulan dari Bapak Mendagri," katanya.

Di lain kesempatan, Muhadjir mengatakan, pemerintah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada dengan penularan Covid-19.

"Walaupun penurunan penularan Covid-19 sudah bagus, tetapi kita harus terus waspada. Protokol kesehatan tetap dijaga untuk mencegah penularan," katanya usai mengikuti ratas seperti dikutip di akun Youtube Sekretariat Presiden.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BNN Sita 218, 46 Kg Sabu dan Tangkap 11 Tersangka

Senin, 17 Januari 2022 | 14:00 WIB

Hakim MK: Tidak Ada Celah Menghindar Putusan Hukum MK

Senin, 17 Januari 2022 | 13:16 WIB
X