• Kamis, 2 Desember 2021

Kenaikan UMP 2022 Hanya 1 Persen, Buruh Ancam Mogok Kerja Nasional

- Kamis, 18 November 2021 | 12:42 WIB
Kenaikan UMP 2022 Hanya 1 Persen, Buruh Ancam Mogok Kerja Nasional. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Kenaikan UMP 2022 Hanya 1 Persen, Buruh Ancam Mogok Kerja Nasional. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SMOL.ID - Kenaikan UMP 2022 hanya sebesar 1 persen saja, para buruh ancam akan lakukan aksi mogok kerja nasional.

Dikutip unggahan Instagram Narasi Newsroom @narasinewsroom pada 18 November 2021.

Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal menyatakan jika pihaknya menolak kenaikan rata-rata UMP seluruh Indonesia tahun 2022 yang hanya naik sebesar 1,09 persen saja.

Baca Juga: 2022 UMP Dipastikan Naik, Perusahaan Beri Gaji Karyawan di Bawah Aturan Bisa Dipenjara 4 Tahun

Pasalnya menurut Said Iqbal hal ini berbeda jauh dengan tuntutan yang diajukan oleh KSPI yakni 7 hingga 10 persen.

Pihaknya menilai jika kenaikan UMP 2022 hanya 1,09 persen akan menguntungkan bagi para pengusaha dan pemilik modal.

Sementara nasib para pekerja menjadi tidak terjamin kesejahteraannya dengan kenaikan UMP 2022 sebesar 1,09 persen saja.

Said Iqbal mengacam jika dirinya akan menggerakan para buruh untuk mengadakan mogok kerja nasional pada 6 - 9 Desember 2021 yang akan diikuti oleh lebih dari 2 juta buruh di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kemnaker Umumkan UMP 2022: Naik 1,09 Persen, Jateng Jadi yang Terendah

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Walikota Solo Harap ASN Tidak Minta Cuti Nataru

Rabu, 1 Desember 2021 | 22:15 WIB
X