• Kamis, 2 Desember 2021

UMP DIY Naik 4,30 Persen, Disnakertrans Minta Pengusaha Patuh

- Sabtu, 20 November 2021 | 09:15 WIB
UMP DIY Naik 4,30 Persen, Disnakertrans Minta Pengusaha Patuh (Ilustrasi Antara)
UMP DIY Naik 4,30 Persen, Disnakertrans Minta Pengusaha Patuh (Ilustrasi Antara)

SMOL.ID - Upah Mininum Provinsi (UMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah diputuskan naik 4,30 persen di tahun 2022. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY meminta para pengusaha seluruh DIY patuh dengan besaran UMP yang telah diputuskan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X itu.

Dengan kenaikan sebesar 4,30 persen, maka UMP DIY mulai tahun depan Rp1.840.915,53.

Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi menegaskan, tidak ada ruang bagi pengusaha untuk bernegosiasi mengenai UMP yang mengalami kenaikan 4,30 persen.

Baca Juga: Sultan Hamengku Buwono X Umumkan UMP DIY Naik 4,30 Persen

"Tentu saja regulasi yang disampaikan Pak Gubernur untuk dipatuhi dan tentu saja nanti dalam hal untuk penegakan peraturan ini akan ada mekanisme pengawasan ketenagakerjaan," kata Aria, di Yogyakarta, Jumat, 19 November 2021.

Terkait kenaikan UMP tersebut, maka pengawasan terhadap pengusaha, akan dimulai dari upaya prefentif serta edukatif hingga tindakan represif.

Mengacu Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pengusaha tidak diberikan kesempatan penangguhan pelaksanaan upah minimum.

Regulasi itu juga mengatur sanksi bagi pengusaha memberikan gaji di bawah upah minimum. Adapun sanksi yang akan dijatuhkan hukuman pidana penjara minimal 1 tahun dan maksimal 4 tahun dan/atau denda minimal Rp100 juta dan maksimal Rp400 juta.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Kaji Penetapan UMP Ganda untuk Perjuangkan Nasib Buruh

"Sebetulnya dengan adanya UU Cipta Kerja memang penangguhan ini tidak ada lagi karena penetapan upah minimum itu sebagai jaring pengaman pengupahan," kata dia.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Walikota Solo Harap ASN Tidak Minta Cuti Nataru

Rabu, 1 Desember 2021 | 22:15 WIB
X