• Minggu, 28 November 2021

Atasi Pengunjung Wisata Religi Tersasar, KKN UIN Walisongo Membangun Tembok Navigasi di Desa Nyatnyono

- Minggu, 21 November 2021 | 20:12 WIB
Atasi Pengunjung Wisata Religi Tersasar, KKN UIN Walisongo Membangun Tembok Navigasi di Desa Nyatnyono (Ulya Nurul M)
Atasi Pengunjung Wisata Religi Tersasar, KKN UIN Walisongo Membangun Tembok Navigasi di Desa Nyatnyono (Ulya Nurul M)

SMOL.ID - Desa Nyatnyono merupakan salah satu desa religi yang sering dikunjungi oleh banyak tamu yang ingin berziarah ke Makam Waliyullah maupun ke Sumber Mata Air Sendang.

Potensi Nyatnyono sebagai wisata religi membuat masyarakat sekitar terbantu dari segi perekonomiannya. Di desa Nyatnyono identik dengan makam Waliyullah Hasan Munadi dan Hasan Dipuro.

Akan tetapi, namanya desa wisata juga tetap menyimpan permasalahan yang ada di dalamnya. Salah satu masalah yang ada pada persoalan desa wisata di Nyatnyono adalah pengunjung tersasar.

Baca Juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Andil dalam Giat Penanaman Bersama Relawan Nyawa Wali dan SAR Bumi Serasi

Berangkat dari keluhan tersebut, beberapa perwakilan dari mahasiswa KKN-RDR ke-77 UIN Walisongo Kelompok 47 berangkat ke desa untuk melakukan observasi.

Menurut pengakuan beberapa warga setempat termasuk Kepala Desanya sendiri menyampaikan, bahwa salah satu kebutuhan desa saat ini adalah navigasi atau petunjuk arah.

Sebab melihat beberapa tamu yang kebingungan dalam mencari akses jalan ke Makam dan Sendang. Maka dari itu, mahasiswa KKN 47 mewawancarai langsung ke kantor Kepala Desa.

“Untuk kebutuhan desa saat ini kita membutuhkan navigasi atau petunjuk arah yang dapat membantu para tamu yang berkunjung ke Desa Nyatnyono, karena menilik pada persoalan tamu Mbah Hasan banyak yang kesasar.” Ujar Parsunto, selaku Kepala Desa saat ditemui di Kantor Desa.

Akhirnya, untuk mengatasi banyaknya pengunjung yang tersasar, kelompok Mahasiswa KKN 47 UIN Walisongo dari divisi Lingkungan berinisiatif membuat navigasi atau petunjuk arah di beberapa lokasi vital.

Halaman:

Editor: Syadza Haniya Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lely Purwandari: Anak Harus Memulihkan Diri Sendiri

Senin, 22 November 2021 | 18:56 WIB

Kota Semarang Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting

Senin, 22 November 2021 | 18:51 WIB

Menyongsong Satu Abad NU Lakpesdam Gelar Raker

Minggu, 21 November 2021 | 19:12 WIB

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 18:53 WIB

Jelang Nataru, Semarang Siap Terapkan PPKM Level 3

Sabtu, 20 November 2021 | 10:47 WIB
X