• Minggu, 28 November 2021

Inovasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo terhadap Desain Packaging Produk UMKM Khas Desa Nyatnyono

- Senin, 22 November 2021 | 08:47 WIB
Inovasi Mahasiswa KKN 47 terhadap Desain Packaging Produk UMKM Khas Desa Nyatnyono (Ulya Nurul M)
Inovasi Mahasiswa KKN 47 terhadap Desain Packaging Produk UMKM Khas Desa Nyatnyono (Ulya Nurul M)

SMOL.ID - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Dari Rumah (KKN-RDR) ke-77 UIN Walisongo Kelompok 47 membuat pembaruan terhadap packaging atau kemasan dari salah satu produk khas Desa Nyatnyono, yakni Kopi Wali.

Pada 11 November 2021, Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan memulai pembuatan desain packaging Kopi Wali.

Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 47 mencoba untuk melakukan pembaruan desain pada Kopi Wali dengan harapan dapat meningkatkan daya tarik dan hasil penjualan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Ikut Andil Dalam Kegiatan Vaksinasi Desa Nyatnyono

Selain itu, Kopi Wali memiliki 4 varian kopi yaitu Arabica, Luwak, Robusta, yang paling khas di Nyatnyono adalah Excelsa.

Koordinator divisi Ekonomi dan Kewirausahaan, Desi Putri berkoordinasi dengan Kepala Desa Nyatnyono mengenai konsep apa yang harus diambil. Alhasil Kepala Desa menginstruksikan kepada Desi cukup untuk membuat desain. Sementara untuk bagian sosialiasi ke masyarakat tidak perlu.

“Awalnya kami berharap untuk bisa membuat desain sekaligus memberikan sosialisasi secara langsung kepada pelaku usaha, tetapi Kepala Desa memberikan arahan untuk cukup membuat desain, bagian sosialisasi nanti urusan beliau atau BUMDes,” ungkap Desi.

Parsunto selaku Kepala Desa Nyatnyono mengungkapkan, bahwa dengan adanya pembaharuan terhadap desain packaging Kopi Wali akan menambah daya tarik baru bagi para pembeli dan juga dapat menjadi ciri khas atau wajah baru dari Kopi Wali tanpa merubah identitas aslinya.

Pembaruan desain packaging Kopi Wali dilaksanakan oleh Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan KKN Kelompok 47 dengan melibatkan tim Komunikasi, Media, dan Informasi (Kominfo) KKN Kelompok 47 atas persetujuan Kepala Desa dan kedepannnya akan dikelola oleh BUMDes.

Halaman:

Editor: Syadza Haniya Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lely Purwandari: Anak Harus Memulihkan Diri Sendiri

Senin, 22 November 2021 | 18:56 WIB

Kota Semarang Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting

Senin, 22 November 2021 | 18:51 WIB

Menyongsong Satu Abad NU Lakpesdam Gelar Raker

Minggu, 21 November 2021 | 19:12 WIB

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 18:53 WIB

Jelang Nataru, Semarang Siap Terapkan PPKM Level 3

Sabtu, 20 November 2021 | 10:47 WIB
X