• Minggu, 28 November 2021

Kota Semarang Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting

- Senin, 22 November 2021 | 18:51 WIB
Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka Peningkatan Pemahaman Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting bagi Kader Muslimat NU se-Kota Semarang di Mabes NU Jalan Puspogiwang I no.47 Semarang, kemarin.
Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka Peningkatan Pemahaman Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting bagi Kader Muslimat NU se-Kota Semarang di Mabes NU Jalan Puspogiwang I no.47 Semarang, kemarin.

SMOL.ID – Ibu-ibu Muslimat NU se-Kota Semarang, kemarin mendapat pembekalan Peningkatan Pemahaman Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting.

Wakil Ketua Pengurus Cabang Muslimat Hj Umiyati Humam menjelaskan, acara yang berlangsung di aula Markas Besar (Mabes) PCNU Jalan Puspogiwang I no.47 Semarang dibuka Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Pembekalan disampaikan Dra Siti Maimunah Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk dan KB) dan Dra Hetty Hidayati MM Kepala Seksi Jaminan Pelayanan KB Disdalduk dan KB Kota Semarang.

Baca Juga: Polisi Gerebek Tempat Kos di Semarang Diduga Jadi Ajang Prostitusi, 4 PSK dan 1 Muncikari Diciduk

‘’Pembekalan tentang Kespro dan Stunting ini penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak terutama di lingkungan anggota Muslimat NU,’’ kata Umiyati Humam.

Wakil Wali Kota Ir Hevearita Gunaryanti Rahayu M.Sos ketika membuka pembekalan merasa bangga karena Muslimat NU telah menyiapkan kadernya dalam ikut berperanserta dalam pembangunan pemerintahan Kota Semarang.

‘’Buktinya ibu-ibu Muslimat NU sudah paham dan tahu program Pemerintah Kota Semarang Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana yang disingkat Bangga Kencana,’’ kata Mbak Ita, panggilan akrab Wakil Wali Kota Semarang itu.

Menurutnya pembekalan Bangga Kencana akan terus disampaikan kepada  warga masyarakat terutama tentang Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting. Pembekelan tersebut dipersiapkan dalam menghadapi bonus demografi.

‘’Menghadapi bonus demografi ini pemerintah harus siap dengan kuaalitas sumber daya manusia yang berkualitas. Dari pembekalan ini diharapkan stunting di Kota Semarang berkurang dan ditekan,’’ kata Mbak Ita.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lely Purwandari: Anak Harus Memulihkan Diri Sendiri

Senin, 22 November 2021 | 18:56 WIB

Kota Semarang Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting

Senin, 22 November 2021 | 18:51 WIB

Menyongsong Satu Abad NU Lakpesdam Gelar Raker

Minggu, 21 November 2021 | 19:12 WIB

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 18:53 WIB

Jelang Nataru, Semarang Siap Terapkan PPKM Level 3

Sabtu, 20 November 2021 | 10:47 WIB
X