• Minggu, 5 Desember 2021

BEI dan OJK DIY Gelar Vaksinasi di Girimulyo Kabupaten Kulonprogo

- Kamis, 25 November 2021 | 18:18 WIB
Warga antusias mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Pasar Modal Indonesia bersama Komunitas Loro Blonyo Yogyakarta di Kapanewon, Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo. (Foto : Smol.id/dok)
Warga antusias mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Pasar Modal Indonesia bersama Komunitas Loro Blonyo Yogyakarta di Kapanewon, Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo. (Foto : Smol.id/dok)

SMOL.ID - Sebagai daerah kunjungan wisata, Yogyakarta cukup menarik untuk dikunjungi. Sehingga wajar bila setiap hari libur, termasuk libur Natal dan Tahun Baru bakal diserbu wisatawan.

Walaupun ada rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, namun masih dimungkinkan banyak wisatawan dan masyarakat yang akan pulang kampung ke Yogyakarta termasuk ke wilayah Kulonprogo dan sekitarnya.

Untuk meminimalisasi sekaligus mencegah penyebaran virus jahat Corona, Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY kerja bareng dengan Otorotas Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (OJK-DIY) dan Gandeng Komunitas Loro Blonyo Yogyakarta gelar vaksinasi di Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Kamis, 25 November 2021.

Baca Juga: ISI Yogyakarta Gelar Jogja International Jazz Camp 2021

Menurut Kepala Perwakilan BEI-DIY, Irfan Noor Riza, kegiatan vaksinasi dengan target 1000 orang tersebut merupakan bagian dari rangkaian CSR dalam memperingati 44 tahun diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia dengan tema ”Sinergi Pasar Modal bagi Pemulihan Ekonomi”.

Program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah dan dibantu percepatannya oleh OJK dan Pasar Modal Indonesia melalui BEI-DIY serta berkolaborasi dengan Komunitas Loro Blonyo Yogyakarta ini, diharapkan mampu membawa ekonomi Indonesia kembali tumbuh akibat hantaman pandemi.

Vaksinasi diperlukan agar masyarakat memiliki imunitas yang tinggi. Jika semakin banyak masyarakat memiliki imunitas yang baik, maka diharapkan geliat roda perekonomian dalam negeri dapat semakin tumbuh.

Sedangkan Direktur KSEI merangkap Ketua Panitia HUT-44 pasar modal Indonesia, Syafruddin menyampaikan, peran pasar modal Indonesia dalam hal ini lebih untuk membantu alokasi vaksin dan mendukung pelaksanaan percepatan vaksinasi.

Peran dan dukungan pemerintah daerah serta kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini lebih penting, sehingga 'herd immunity' dapat terwujud.

Baca Juga: Musim Penghujan Warga Jogja Diminta Waspada

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ganjar: Mari Saling Menguatkan

Minggu, 5 Desember 2021 | 09:48 WIB

Sukses Bisnis Gethuk Semar, Samsul Bahri Rambah Resto

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:32 WIB

Sebuah Bus Terbakar di Jalan Tol Semarang-Solo

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:23 WIB
X