• Sabtu, 22 Januari 2022

Kemenkes Sebut DIY Tertinggi Kasus Covid-19 di Indonesia

- Jumat, 26 November 2021 | 05:43 WIB
Kemenkes Sebut DIY Tertinggi Kasus Covid-19 di Indonesia (Ilustrasi Antara)
Kemenkes Sebut DIY Tertinggi Kasus Covid-19 di Indonesia (Ilustrasi Antara)

SMOL.ID - Data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan wilayah dengan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Adapun total penambahan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia Kamis 25 November 2021 mencapai 372 dan 79 diantaranya disumbangkan DIY.

Sedangkan urutan kedua adalah DKI Jakarta dengan jumlah 54 kasus. Disusul Jawa Tengah dan Jawa Barat dengan masing-masing 45 kasus dan 44 kasus. Selanjutnya, Jawa Timur berada di posisi kelima dengan penambahan 32 kasus.

Baca Juga: Luhut Ingatkan Kasus Covid-19 Mulai Meningkat Lagi, PPKM Diperpanjang hingga 29 November 2021

Menurut Kemenkes,penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di bawah 10 kasus serta terdapat tujuh provinsi yang tidak mengalami penambahan jumlah kasus yaitu Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku dan Maluku Utara.

Sementara jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 di Tanah Air 16 pasien dengan provinsi Jawa Tengah berada di urutan teratas karena delapan pasien meninggal.

Jawa Timur dan Papua di posisi kedua dan ketiga dengan masing-masing provinsi mencatatkan tiga dan dua pasien meninggal.

Berikutnya DKI Jakarta, Kalimantan Tengah dan Lampung dengan masing-masing satu pasien meninggal.

Baca Juga: Jelang Nataru Terjadi Tren Kenaikan Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Batasi Mobilitas

Jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penularan Covid-19 di Tanah Air pada Kamis mencapai 293 pasien dengan jumlah pasien sembuh tertinggi disumbang provinsi Jawa Tengah dengan 62 pasien sembuh. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan 54 pasien sembuh.

DKI Jakarta di posisi ketiga dengan 42 pasien sembuh. D.I. Yogyakarta (DIY) dan Jawa Timur di urutan keempat dan kelima dengan masing-masing provinsi mencatatkan 20 pasien sembuh.

Secara nasional, jumlah kasus aktif turun sebanyak 63 kasus menjadi 8.040 kasus aktif.

Jumlah spesimen yang diperiksa pada hari ini sebanyak 285.422 spesimen dengan positivity rate sebesar 0,21 persen.***

Halaman:
1
2

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X