• Minggu, 23 Januari 2022

DPRD DIY Syahlan RAPBD DIY Rp 5,5 Triliun

- Minggu, 28 November 2021 | 17:15 WIB
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menandatangani RAPBN di ruang rapat DPRD DIY, pekan kemarin. (Foto : Smol.id/Rangga Permana)
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menandatangani RAPBN di ruang rapat DPRD DIY, pekan kemarin. (Foto : Smol.id/Rangga Permana)


SMOL.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY), akhirnya mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DIY Tahun Anggaran 2022.

Pengesahan RAPBD DIY dilakukan pada Rapat Paripurna DPRD DIY di Ruang Rapat Gedung Wakil Rakyat, Jalan Malioboro, Yogyakarta, pekan kemarin (27/11).

Rapat dipimpin Ketua DPRD DIY, Nuryadi didampingi Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, dan Anton Prabu Semendawai, dan hadir Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Baca Juga: Jangan Sembarangan Beri Uang ke Pengemis di DIY, Kalau Tak Ingin Dipidana Seperti 3 Orang Ini

Sementara Anton Prabu Semendawai saat menyampaikan Laporan, Saran dan Pendapat Badan Anggaran DPRD DIY atas Pembahasan Raperda DIY tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DIY Tahun Anggaran 2022 menyatakan, pendapatan daerah ditargetkan Rp 5,521 triliun terdiri dari PAD Rp 2,22 triliun, pendapatan transfer Rp 3,490 triliun serta lain-lain pendapatan yang sah Rp 7 miliar.

Sedangkan belanja dianggarkan Rp 5,921 triliun terdiri belanja operasional 3,760 triliun, belanja modal Rp 775 miliar, belanja tidak terduga (BTT) Rp 40,415 miliar serta belanja transfer Rp 1,330 triliun. Sedangkan, menurut Anton, defisit disepakati Rp 399,285 miliar atau 6,7 persen.

Dalam kesempatan itu Legislatif minta Pemda DIY terus melakukan inovasi mencari sumber pendanaan dari dalam maupun luar. “Tidak hanya menarik investor akan tetapi juga fokus pada revitalisasi masyarakat sekitar,” katanya.

DPRD DIY juga menyarankan sinkronisasi Danais terkait program prioritas harus terus dilakukan, sebagai bagian dari upaya mendorong perekonomian DIY.

“Tahun anggaran 2022 merupakan tahun kelima RPJMD 2017-2022. APBD DIY 2022 sebagai pijakan penyusunan dokumen peroide berikutnya,'' ujarnya.

Baca Juga: Mengukur Kemiskinan di DIY Beda Dengan daerah Lain

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Artikel Terkait

Terkini

X