• Minggu, 23 Januari 2022

Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi Menerjang, Bupati Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 15:42 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo  (Foto Antara)
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (Foto Antara)

  SMOL.ID - Banjir lahar dingin Gunung Merapi akibat hujan deras di wilayah Sleman yang merusak pipa saluran air bersih membuat Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Sleman menetapkan status tanggap darurat bencana.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengambil kebijakan dengan menetapkan tanggap darurat bencana banjir lahar dingin atau lahar hujan Gunung Merapi untuk mempercepat penanganannya.

Dengan status tangga darurat beranca itu, penanganan terhadap bencana banjir lahar akibat hujan bisa segera dilakukan dengan cepat dan tepat.

"Kami tetapkan status tanggap darurat bencana banjir lahar hujan Gunung Merapi sebagai upaya cepat untuk langkah penanganan," kata Kustini Sri Purnomo di Sleman, Sabtu, 4 November 2021.

Baca Juga: Pipa Saluran Air Bersih di Lereng Merapi Putus Diterjang Banjir Lahar, 250 KK Terpaksa Pakai Air Tandon

Menurut Bupati Kustini, kejadian alam tersebut, mengakibatkan dampak kerusakan pada pipa jaringan air bersih di sepanjang aliran sungai berhulu Gunung Merapi yang dimanfaatkan warga di empat kelurahan di Sleman.

"Penetapan status tanggap darurat tersebut tersebut melalui Keputusan Bupati Sleman nomor 72/Kep.KDH/A/2021 tentang tanggap darurat bencana lahar hujan Gunung Merapi," katanya.

Menurut dia, status tanggap darurat ditetapkan sejak 2 Desember hingga 15 Desember 2021. Kebijakan itu diambil setelah melalui rapat koordinasi terkait penanganan jaringan air bersih warga yang terputus akibat banjir lahar hujan.

"Dengan adanya keputusan tersebut, diharapkan Kustini, dapat mempercepat penanganan bencana di banjir lahar hujan," katanya.

Ia mengatakan, nantinya, perbaikan jaringan air bersih yang rusak bakal menggunakan pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT).

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X