• Selasa, 18 Januari 2022

Flores Masih Diguncang Gempa Susulan, Tercatat 267 Kali Guncangan

- Rabu, 15 Desember 2021 | 09:55 WIB
Flores Masih Diguncang Gempa Susulan, Tercatat 267 Kali Guncangan (Ilustrasi/Antara)
Flores Masih Diguncang Gempa Susulan, Tercatat 267 Kali Guncangan (Ilustrasi/Antara)

SMOL.ID - Hingga kini, Larantuka Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) masih diguncang gempa susulan. Monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Rabu pukul 07.00 WIB telah terjadi 267 gempa susulan di Laut Flores sejak gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,4 Selasa, 14 Desember 2021.

Dari catatan BMKG hingga Selasa malam terjadi 120 kali gempa susulan dengan kekuatan terbesar magnitudo 5,6 pada pukul 10.41 WIB; 5,5 pada pukul 10.47 WIB; 5 pada pukul 12.46 WIB; 5,4 pada pukul 15.31 WIB; dan 5,2 pada pukul 15.57 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno menganjurkan warga di daerah yang terdampak gempa menghindari bangunan yang retak atau rusak serta melakukan pemeriksaan untuk memastikan bangunan tempat tinggal tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Baca Juga: Berikut Data Terkini Kerusakan Bangunan dan Korban Terluka Akibat Gempa NTT

"Bagi masyarakat di wilayah utara pantai di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara, dan Pulau Lembata direkomendasikan kembali ke tempat masing-masing karena peringatan dini tsunami telah diakhiri," imbaunya,.

Sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 7,4 terjadi di Laut Flores dengan eepisenter erada 112 kilometer barat laut dari Kota Larantuka di Nusa Tenggara Timur kedalaman 10 kilometer.

Setelah gempa, tsunami setinggi 7 cm terdeteksi di Marapokot, Kabupaten Nagekeo, pada pukul 10.36 WIB serta Reo di Kabupaten Manggarai pada pukul 10.39 WIB.

Baca Juga: Hingga Malam ini, Larantuka Masih Diguncang Gempa Susulan Sebanyak 75 Kali

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan gempa menyebabkan 346 rumah rusak dan memaksa 770 warga mengungsi.
Gempa juga menyebabkan kerusakan tiga gedung sekolah, dua tempat ibadah, satu rumah jabatan kepala desa, dan satu pelabuhan.

Menurut BNPB, kerusakan bangunan akibat gempa paling banyak dilaporkan terjadi di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.***

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BNN Sita 218, 46 Kg Sabu dan Tangkap 11 Tersangka

Senin, 17 Januari 2022 | 14:00 WIB

Hakim MK: Tidak Ada Celah Menghindar Putusan Hukum MK

Senin, 17 Januari 2022 | 13:16 WIB

PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik di Banten

Sabtu, 15 Januari 2022 | 09:18 WIB
X