• Selasa, 27 September 2022

Efektif Turunkan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Karanganyar Perluas Jaringan ETLE

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 08:56 WIB
Kondisi kota Karanganyar yang gelap gulita malam tahun baru karena lampu dipadamkan dan jalan ditutup.
Kondisi kota Karanganyar yang gelap gulita malam tahun baru karena lampu dipadamkan dan jalan ditutup.

SMOL.ID - Dinilai efektif dalam menurunkan pelanggaran rambu lalu lintas, Polres Karanganyar berencana memperluas jaringan ETLE (tilang elektronik).

Saat ini ETLE baru ada di perempatan Nglano dan ada beberapa helm yang dilengkapi kamera sehingga bisa untuk mobile serta kamera yang ada di mobil patroli petugas.

‘’Karena terbukti cukup efektif kami akan memperluas jangkauan ETLE mungkin di perempatan yang rawan pelanggaran lalu lintas. Dan tentunya termasuk kamera mobile juga akan ditambah,’’ kata Kapolres AKBP Muh Syafi Maula saat rilis akhir tahun di Mapolres, Jumat malam (31/12).

Baca Juga: Masjid Agung Karanganyar Diharapkan Bisa Diresmikan 28 Januari

Dia memaparkan data Tahun 2020 saat belum ada ETLE dan penindakan pelanggaran masih mengandalkan operasi dan razia, jumlah tilang dan teguran ada 27.968 kali. Tilang ada 15.665 kali dan teguran karena pelanggaran kecil ada 12.303 kali.

Saat tahun 2021 sudah diberlakukan ETLE tilang justru turun drastis hanya 3.712 kali dan teguran hanya 420 kali.

Total hanya ada 4.312 kali. Ini turun 85 persen. Luar biasa. Artinya masyarakat sadar bahwa dia diawasi dan tilang langsung dilayangkan ke rumah untuk bayar denda di bank, urusan selesai.

Ini berarti sangat efektif untuk pelanggaran lalu lintas. Karena itu akan diperluas agar masyarakat makin yakin jika dirinya diawasi selama di jalan, sehingga tidak bisa sembarangan berlalu lintas.

Setiap saat bisa kena tilang. Minimal akan membuat susah orang lain karena saat motor belum dibaliknamakan, tilang dikirim ke alamat pemilik lama.

Yang juga menarik karena pelanggaran turun, lakalantas juga otomatis turun. Dari 1.466 laka di tahun 2020 turun menjadi 1.142 laka, dengan korban meninggal 48 turun menjadi 42 orang, luka berat dari 39 menjadi 11 orang dan luka ringan dari 1.692 menjadi 1.154 orang.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asosiasi PHRD Jateng Adakan Talk Show di Saloka Park

Selasa, 27 September 2022 | 17:27 WIB

Ganjar Ajak Mahasiswa Dampingi Pembagian Bantuan

Selasa, 27 September 2022 | 15:17 WIB

Yogyakarta Bakal Banyak Melahirkan Pemimpin Bangsa

Senin, 26 September 2022 | 20:43 WIB

Tuntutan Jaksa Tidak Menggambarkan Fakta Persidangan

Senin, 26 September 2022 | 20:41 WIB
X