• Senin, 23 Mei 2022

Resmi! Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Pansus Sebut Terpilih dari 80 Usuluan Nama untuk IKN Indonesia

- Senin, 17 Januari 2022 | 17:46 WIB
Resmi! Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Pansus Sebut Terpilih dari 80 Usuluan Nama untuk IKN Indonesia (Instagram.com/@jokowi)
Resmi! Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Pansus Sebut Terpilih dari 80 Usuluan Nama untuk IKN Indonesia (Instagram.com/@jokowi)

SMOL.ID - Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (Pansus RUU IKN) Ahmad Doli Kurnia menyampaikan terkait pemilihan nama Nusantara sebagai nama untuk ibu kota baru.

Doli mengungkapkan dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) RUU IKN hal terebut sudah dipertimbangkan secara matang atas terpilihnya Nusantara tersebut didasarkan pada tiga aspek.

"Kami menilai sampai putus nama Nusantara itu dengan pertimbangan matang, ada aspek historis, sosiologis, dan filosofis yang nanti ada penjelasan dalam RUU ini kenapa disebut Nusantara," kata Doli, Senin, 17 Januari 2022.

Selebihnya, Doli juga menyampaikan, nama Nusantara sudah disetujui oleh semua fraksi dan sudah diputuskan untuk dimasukkan dalam RUU tersebut.

Baca Juga: Skuter Listrik Menjamur di Kawasan Malioboro, Pemkot Yogya Lakukan Ini

Doli mengungkapkan, bahwa Pansus sebenarnya baru mengetahui nama Nusantara tersebut sebagai penamaan ibu kota baru setelah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikannya dalam rapat Panja RUU IKN.

Beliau menyampaikan terkait adanya 80 persen usulan nama IKN yang disampaikan oleh Menteri Suharso, itu merupakan ranah pemerintah dan akhirnya diputuskan nama Nusantara.

"Tadi kami tanya kira-kira nama IKN mau diputuskan kapan, apakah diserahkan kepada pemerintah atau disebutkan langsung dalam RUU Ini. Lalu kami sepakat langsung dimasukkan saja dalam satu bagian dalam keputusan dan ditanyakan apakah pemerintah sudah ada nama, dijawab sudah yaitu Nusantara," tuturnya.

Agar tidak kebingungan, Doli menjelaskan bahwa hal tersebut harus diperjelas redaksional terkait kata "Ibu Kota Negara Nusantara" dalam pasal 1 ayat 2 agar tidak terjadi multitafsir.

"Kalau tidak diperjelas nanti ada anggapan apakah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diganti menjadi Nusantara. Saya menilai agar tidak terjadi kebingungan maka disebutkan 'Ibu Kota Negara yang bernama Nusantara'", ujarnya.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024?

Minggu, 22 Mei 2022 | 16:52 WIB
X