• Jumat, 1 Juli 2022

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera Simbol LGBT di Hari Anti Homofobia, Ajak Masyarakat Dunia Hapus Diskriminasi

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:16 WIB
Kedubes Inggris Kibarkan Bendera  Simbol LGBT di Hari Anti Homofobia, Ajak Masyarakat Dunia Hapus Diskriminasi (@ukinIndonesia/IG)
Kedubes Inggris Kibarkan Bendera Simbol LGBT di Hari Anti Homofobia, Ajak Masyarakat Dunia Hapus Diskriminasi (@ukinIndonesia/IG)

SMOL.ID - Hari Internasional Melawan Homofobia atau International Day Against Homophobia atau juga Transphobia and Biphobia (IDAHO) diperingati setiap 17 Mei 2022.

Pada peringatan itu, Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Indonesia yang berlokasi di kawasan Kuningan Jakarta mengibarkan bendera pelangi merupakan simbol LGBT. Bendera itu dikibarkan sejak Rabu 18 Mei hingga hari ini.

Pengibaran bendera pelangi sebagai simbol LGBT itu diunggah melalui media sosial Instagram resmi Kedubes Inggris @ukindonesia. Dalam unggahan itu, dituliskan bahwa United Kingdom (UK) memberikan dukungan terhadap hak-hak LGBT.

Dukungan terhadap LBGT itu ditulis secara panjang di IG menggunakan bahasa Inggris. Ada kalannya penting untuk mengambil keputusan jika hal itu menurut Anda benar, meski apa yang Anda putuskan itu tidak sepaham dengan teman Anda yang membuat teman Anda tidak nyaman.

Baca Juga: Uya Kuya Merasa Bodoh Bisa Ditipu Medina Zein

"UK bersikap bahwa hak LGBT+ adalah hak asasi manusia yang fundamental. Cinta itu tak ternilai. Semua orang, di mana pun, harusnya bebas untuk mencintai siapa yang mereka cintai dan mengekspresikan diri mereka tanpa takut kekerasan atau diskriminasi. Mereka seharunya tak perlu merasa malu atau merasa bersalah karena menjadi diri mereka sendiri," tulis postingan @ukiniIndonesia.

"Masyarakat terkuat, teraman & paling sejahtera memberi setiap orang ruang untuk hidup bebas sebagaimana adanya, tanpa rasa takut akan kekerasan atau diskriminasi. Jadi semua warga negara diperlakukan secara adil dan dapat berperan penuh dalam masyarakat.," tulisnya.

"Inggris akan memperjuangkan hak-hak LGBT+ dan mendukung mereka yang membela mereka. Kami ingin hidup di dunia yang bebas dari segala jenis diskriminasi. Di Inggris Raya, diskriminasi atas dasar usia, etnis atau asal negara, agama atau kepercayaan, jenis kelamin, disabilitas, status perkawinan, kehamilan dan persalinan, dan orientasi seksual dan perubahan jenis kelamin - adalah ilegal menurut hukum," sambungnya.

Inggris mendesak masyarakat internasional segera menghapus diskriminasi baik berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender. Seluruh masyarakat internasional diajak mempromosikan keragaman dan toleransi.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Curah Turun, Polri Pantau di Tingkat Distributor dan Pasar

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X