• Jumat, 1 Juli 2022

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Ketum PBNU Sebut Urusan Mereka

- Minggu, 22 Mei 2022 | 13:40 WIB
Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Ketum PBNU Sebut Urusan Mereka (IST/PR)
Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Ketum PBNU Sebut Urusan Mereka (IST/PR)

SMOL.ID - Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf, tidak terlalu ambil pusing soal pengibaran bendera simbol Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) oleh Kedubes Inggris di Indonesia.

Tepat di Hari Internasional Anti Homofobia, Kedubes Inggris di Indonesia mengibarkan bendera pelangi simbol LGBT di depan gendung di kawasan Kuningan, Jakarta.

Menurut Cholil pengibaran bendera pelangi yang selama ini dijadikan simbol LGBT oleh Kedubes Inggris bukalah urusan NU. Dan semua itu menjadi hak dari kedutaan besar Inggris.

Baca Juga: Mantan Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Meninggal Dunia di Usia 60 Tahun, Dimakamkan di Malang Hari Ini

"Silakan urusan mereka, bukan urusan kita," tukas Yahya Cholil Staquf akrab dipanggil Gus Yahya usai mengisi sambutan Konbes NU 2022, di Jakarta, Jumat 20 Mei 2022 lalu.

Sementara itu, aktivis NU Sholeh Basyari mengatakan PBNU sebagai organisasi masyarakat Isla tidak bisa tinggal diam melihat persoalan itu. Bagi Islam jelas LGBT adalah menyimpang.

"PBNU sebagai ormas Islam tidak bisa cuci tangan seperti ini. PBNU harus memberi peringatan pada Kedubes Inggris tentang bertetangga yang baik. Ekspresi dari bertetangga yang baik adalah menghormati keyakinan mayoritas. Bagi Islam jelas, LGBT adalah menyimpang, pelakunya tidak boleh deklarasi," kata Sholeh Basyari, Minggu 22 Mei 2022.

Baca Juga: SUDAH DIBUKA! Segera Daftar Kartu Prakerja Gelombang 30, Login Dashboard www.prakerja.go.id, Simak Caranya

Demikian pula Ketua PP Muhammadiyah Anwar abbas menyesalkan tindakan Kedubes Inggris di Jakarta yang mengibarkan bendera LGBT.

Menurutnya, Kedubes Inggris tidak menghormati Indonesia yang melarang perilaku LGBT.
"Muhammadiyah sangat menyesalkan sikap Kedubes Inggris yang tidak menghormati Negara Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera LGBT," ujar Anwar. ***

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X