• Jumat, 1 Juli 2022

Stasiun TV Perlu Kedepankan Moderasi Beragama

- Senin, 23 Mei 2022 | 14:17 WIB
Para narasumber Diseminasi Riset Indeks Kualitas Siaran Televisi Tahun 2022 dadi UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. (Foto : Smol.id/dok)
Para narasumber Diseminasi Riset Indeks Kualitas Siaran Televisi Tahun 2022 dadi UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. (Foto : Smol.id/dok)

SMOL.ID - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, menyelenggarakan Diseminasi Riset Indeks Kualitas Siaran Televisi Tahun 2022.

Diseminasi Riset Indeks Kualitas Siaran Televisi Tahun 2022 tersebut, fokus pada potret siaran program religi di televisi. Acara ini merupakan rangkaian dari Konferensi Penyiaran Indonesia tahun 2022, agenda KPI Pusat kerjasama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta didukung sepenuhnya KPID DIY.

Untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, diseminasi ini dilaksanakan tidak hanya secara tatap muka diInteractive CenterFISHUM kampus setempat, namun juga dilaksanakan secara virtual melaluizoom meeting.

Baca Juga: Mantapkan Siaran KPI Pusat Gandeng UIN Sunan Kalijaga

Acara ini menampilkan enam orang narasumber dan dihadiri secara langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Phil Al Makin sekaligus memberi sambutan dan Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid sebagai keynote speaker.

Turut hadir Komisioner KPI Pusat, Yuliandre Darwis, Ph.D, Mulyo Hadi Purnomo, dan Ketua KPID DIY, Dewi Nurhasanah, S.Th.I.,M.A., akademisi, jurnalis dan perwakilan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga.

Prof. Ema Marhumah, Guru Besar sekaligus Dekan Fakultas Dakwah memaparkan, perlu adanya produksi dan reproduksi ilmu pengetahuan yang baru mengenai penyiaran.

Produksi siaran religi, lanjut Prof Ema Marhumah, harus mengutamakan substansi agar dapat memberikan kebermanfaatan yang positif, tidak dengan mitos, tidak dengan membandingkan agama atau ketimpangan dalam menyampaikan materi terkait gender.

Pemilihan narasumber atau mubaligh/ah penting untuk diperhatikan, agar apa yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.

Prof. Ema Marhumah menuturkan, sebagai sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga khususnya bagi program studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi maupun program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora mampu memproduksi ilmu pengetahuan dengan perspektif yang baru, sesuai dengan UU Penyiaran, dengan menghadirkan konten yang terintegrasi dan interkoneksi antara ajaran Islam dengan aspek lain.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pati Kembali Tinjau Suntik Vaksin PMK

Kamis, 30 Juni 2022 | 22:12 WIB

Cek Bantuan Jalan, Ganjar Diserbu Emak-emak

Rabu, 29 Juni 2022 | 20:06 WIB
X