• Jumat, 1 Juli 2022

Sebanyak 2.860 Peminat Diterima SBMPTN UNS, Agustus Mulai Kuliah Offline

- Kamis, 23 Juni 2022 | 15:09 WIB
Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho didampingi Wakil Rektor memberi keterangan pers soal SBMPTN.
Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho didampingi Wakil Rektor memberi keterangan pers soal SBMPTN.

 


SMOL.id
 – Sebanyak 2.860 calon mahasiswa yang berminat lolos diterima sebagai mahasiswa UNS lewat jalur tanpa tes. Mereka merupakan 35 persen dari mahasiswa yang akan diterima kuliah di universitas kebanggaan Solo itu.

‘’Jumlah itu hanya 5,36 persen dari peminat yang mendaftar di UNS yang total sebesar 53.358 peminat atau naik 6,75 persen dari peminat SBMPTN tahun lalu sebesar 49.983 orang. Mereka harus mengadakan her registrasi 24-29 Juni untuk mengisi biodata dan membayar uang kuliah tunggal yang ditentukan,’’ kata Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho saat jumpa pers Kamis (23/6).

UNS menjadwalkan memulai kuliah offline pada Agustus mendatang, seiring dimulainya smester baru tahun ini. Karena kasus covid-19 yang sudah melandai di Solo Raya dan juga di Indonesia, maka dimungkinkan dimulai offline.

Namun kata Jamal, itu masih tergantung dari prediksi kasus covid yang terjadi Juli nanti. Jika semuanya masih melandai, maka kuliah offline dimulai. Sekarang persiapan untuk itu sedang dilaksanakan dengan semua fakultas karena semua harus dipersiapkan.

Setelah sekian lama berhenti dan kuliah dilaksanakan daring, maka semua sarana dan prasarana juga harus dibenahi. Termasuk kos-kosan di masyarakat yang juga harus disiapkan karena tidak mudah menempatkan sekian ribu mahasiswa UNS yang harus ngejos.

Belum lagi dosen dan mahasiswa yang sudah keenakan kuliah online sekarang harus bersiap offline lagi, ini juga perlu pembiasaan. Jika semua sudah lancar, maka offline akan dimulai seperti semula dan kuliah dilakukan tatap muka.

Jamal mengatakan, dari sekian banyak calon mahasiswa yang diterima lewat SBNPTN itu, keketatan persaingan masuk UNS meningkat. Kalau tahun lalu 1 : 18, maka ada kenaikan 1 : 19. Sedangkan program studi yang mendapatkan peminat tinggi, untuk IPA Fakultas Farmasi dan Kedokteran dengan keketatan 1 : 35.

Untuk jurusan sosial humaniora keketatan paling tinggi adalah Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi Bisnis disusul Fakultas Ilmu Komunikasi 1 : 36. Setelah itu keketatan masih di fakultas sama dengan 10 tahun terakhir. Hanya bergeser setelah dahulu PGSD FKIP tertinggi peminatnya.

Hal yang sama terjadi di tingkat nasional, program studi yang tertinggi masih sama yaitu Fakultas Kedokteran baik di UI maupun UGM, kemudian tertinggi di Fakultas Elektro dan Informasi ITB. Fakultas Hukum dan Ekonomi UGM dan UI masuk di dalamnya.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Pati Kembali Tinjau Suntik Vaksin PMK

Kamis, 30 Juni 2022 | 22:12 WIB

Cek Bantuan Jalan, Ganjar Diserbu Emak-emak

Rabu, 29 Juni 2022 | 20:06 WIB
X