• Senin, 8 Agustus 2022

Jadi Finalis Inovasi Pelayanan Publik, Ganjar: Lewat Saydoc, Pasien Lebih Mudah Bertemu Dokter

- Jumat, 1 Juli 2022 | 17:35 WIB
Jadi Finalis Inovasi Pelayanan Publik, Ganjar: Lewat Saydoc, Pasien Lebih Mudah Bertemu Dokter
Jadi Finalis Inovasi Pelayanan Publik, Ganjar: Lewat Saydoc, Pasien Lebih Mudah Bertemu Dokter

SMOL.ID - Inovasi telemedicine RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) menjadi Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Satu Layar Ngobrol dengan dokter atau Saydoc, berhasil mengalahkan ribuan kandidat dan masuk 99 besar top finalis.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, RSMS menjadi rumah sakit milik Pemprov Jateng yang tak henti membuat inovasi pelayanan publik. Telemedicine Saydoc, kata Ganjar menjamin kemudahan pasien untuk memperiksakan diri tanpa harus ke rumah sakit.

"Intinya telemedicine dan untuk penyakit-penyakit kronis orangnya tidak usah datang bisa ngobrol langsung diagnosnya bisa dengan kamera terus diskusi," kata Ganjar ditemui usai memaparkan inovasi pelayanan Publik Pemprov Jateng Telemedicine #saydoc kepada tim panel independen Kemenpan-RB secara daring, di kantornya, Jumat (1/7).

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi di Sukoharjo, Ganjar: Percepat Vaksin Ternak untuk Cegah PMK

Selain memudahkan pasien tidak harus datang ke rumah sakit, Ganjar mengatakan, melalui Saydoc pasien tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi dan tidak merepotkan karena bisa langsung berdiskusi dengan dokter.

"Jadi dari sisi efisiensi biaya ada sisi kemudahan ada, hanya memang butuh sosialisasi kepada masyarakat dan penggunanya sudah cukup banyak," kata Ganjar.

Selain bisa melakukan asesmen secara virtual, Ganjar mengatakan, dokter juga bisa memberikan resep obat dan nantinya diantar langsung secara gratis. Selain itu, Telemedicine Saydoc saat ini didukung oleh BPJS.

"Alhamdulillah ini akan bisa membantu apalagi sekarang bpjs akan mengcover itu. Sehingga sekarang orang dari rumah bisa diperiksa selesai dikasih obat, obatnya diantar dan itu gratis. Sehingga sebenarnya dengan cara ini masyarakat sangat-sangat dimudahkan," tandasnya.

Baca Juga: Perubahan Bentuk Hukum, Ganjar: Jateng Agro Berdikari Bisa Jadi Off Taker Hasil Petani

Halaman:

Editor: Muhammad Bahy Fauzan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rekreasi ke Yogyakarta Plus

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:11 WIB

7 Aparatur Sipil Negara DPRD Jateng Pensiun

Sabtu, 30 Juli 2022 | 21:23 WIB

Pelatihan Membuat Logo Promosi

Jumat, 29 Juli 2022 | 18:45 WIB
X