• Selasa, 9 Agustus 2022

Sultan HB X: Saya Tidak Mau Jogja Dijadikan Ajang Kekerasan

- Senin, 4 Juli 2022 | 20:52 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.  (ANTARA/Luqman Hakim)
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. (ANTARA/Luqman Hakim)

SMOL.ID - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X minta, polisi bertindak tegas terhadap segala kekerasan yang terjadi di Yogyakarta. Karena Raja Keraton Yogyakarta ini, tidak ingin Jogja dijadikan ajang kekerasan.

Bentrokan antarkelompok yang terjadi di kawasan Babarsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, Senin (4/7) tersebut, menyebabkan sejumlah orang mengalami luka dan sejumlah ruko rusak akibat tawuran yang terjadi berawal dari salah paham yang terjadi pada Sabtu (2/7) dini hari saat satu kelompok usai karaoke.

Kerusuhan tersebut membuat Sri Sultan Hamengku Buwono X yang juga Raja Keraton Yogyakarta, gerah melihat semua itu. Ngarsa Dalem, sapaan akrab Sri Sultan Hamengku Buwono X, sangat menyayangkan itu terjadi dan tidak ingin Jogja dijadikan ajang kekerasan.

Baca Juga: Diklaim Aman dari PMK, Jokowi dan Sultan Beli Hewan Kurban dari Peternak Bantul

Bahkan beberapa tahun lalu, Sri Sultan Hamengku Buwono X sempat menjadi penengah pasca terjadinya konflik serupa yang terjadi di kawasan Babarsari, Sleman.

Mereka yang terlibat dalam pertemuan tersebut, sempat mengakui kesalahannya dan sepakat untuk tidak kembali melakukan tindak kekerasan di Yogyakarta.

"Saya sudah minta untuk tidak ada kekerasan. Soal (watak) bicara keras itu nggak papa, itu kan volume radio saja, gedekke cilikke (dibesarkan/kecilkan). Tapi jangan pengertian kekerasan itu fisik," ujar Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (4/7).

Menurut Sri Sultan HB X, peristiwa yang terjadi sudah masuk pada pelanggaran hukum dan menimbulkan kerusuhan, maka hukum harus ditegakkan.

Untuk itu, pihak kepolisian diminta berlaku tegas dalam menegakkan aturan dan melakukan penindakan mulai dari pelaku penganiayaan, perusakan, hingga provokator.

Baca Juga: Sultan HB X: Pesparawi Selaras Dengan Ajaran Khas Jogja

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Di Era Modern Bisnis Hampers Cukup Menjanjikan

Senin, 8 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Jokowi dan Ganjar Olahraga Bareng di CFD Solo

Minggu, 7 Agustus 2022 | 16:40 WIB

Gumun Luncurkan SAHL Sarung Travel Modern

Minggu, 7 Agustus 2022 | 11:20 WIB

HPN Kota Jogja Siap Angkat UMKM

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:20 WIB
X