• Senin, 8 Agustus 2022

MUI Soroti Pemberitaan Penyelewengan Dana Umat di ACT

- Senin, 4 Juli 2022 | 21:56 WIB
MUI Soroti Pemberitaan Penyelewengan Dana Umat di ACT (Ilustrasi/MUI)
MUI Soroti Pemberitaan Penyelewengan Dana Umat di ACT (Ilustrasi/MUI)

SMOL.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut berkomentar soal dugaan penyelewengan dana umat seperti diberitakan Majalah Tempo edisi Sabtu, 2 Juli 2022, berjudul "Aksi Cepat Tanggap Cuan".

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh mengatakan perlu ada kehati-hatian berganda dalam pengelolaan zakat oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ)

“Dalam pengelolaan LAZ terdapat dua kompetensi yang harus dipenuhi yaitu, kompetensi syariah dan kompetensi teknis,” jelas Kiai Niam, 4 Juli 2022.

Menurut dia, hal tersebut berkaitan erat dengan pengelolaan zakat yang tak lepas dari praktik ibadah dan muamalah.

Baca Juga: Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung, Total Aset Doni Salmanan Rp 64 Miliar

Kiai Niam mengatakan para pengelola harus memahami aspek ketentuan syariah terkait dengan zakat, seperti pelaku wajib zakat, jenis harta yang wajib dizakatkan, sasaran penerima zakat, hingga cara mengelola dan mendistribusikan dana yang terkumpul.

Sementara itu, pada dimensi muamalah, pengelola dituntut dengan kreatifitas dan inovasi dalam mengelola dana yang diterima, agar masyarakat dapat menemima manfaat yang optimal.

“Amil melakukan tugas keamilan untuk pengelolaan zakat berdasarkan amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan. Adapun jika ia mendapat bagian dari zakat, hal tersebut merupakan bentuk kompensasi atas kerja profesionalitasnya,” tegas Ketua MUI.

Baca Juga: Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Cabut Izin Travel Berangkatkan Haji Tak Sesuai Prosedur

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Anwar Abbas mengatakan, jika pemberitan Majalah Tempo itu benar maka sangat memalukan.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X